Usaha mikro, kecil, menengah (UMKM) berperan penting dalam perkembangan ekonomi terutama di negara berkembang. UMKM dapat meningkatkan kesempatan kerja dan menjadi sumber penghasilan memegang peranan yang sangat vital dalam bagi masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. Usaha meningkatkan UMKM khususnya UMKM di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih dibayangi berbagai kendala. Hambatan yang paling dominan adalah akses dan informasi pasar yang menginformasikan terkait barang-barang hasil produksi UMKM, spesifikasi barang. kualitas agar masyarakat berminat untuk membeli. Permasalahan yang berhasil didentifikasi adalah kurangnya informasi kepada masyarakat terkait keberadaan UMKM. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami strategi komunikasi pemasaran terpadu Jakpreuneur dalam memasarkan produk UMKM di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran terpadu Jakarta Enterpreuneur fokus pada peningkatan sumberdaya keterampilan pelaku usaha terkait mutu produk seperti melakukan pelatihan tentang desain kemasan. Selain itu juga dilakukan pelatihan penggunaan teknologi digital dalam pemasaran dan transaksi finansial secara digital. Strategi komunikasi pemasaran melalui berbagai saluran yang difasilitasi internet seperti media social, web, dan lain-lain. Namun sebagian besar promosi tidak dilakukan pada media berbayar (paid media) mengingat keterbatasan anggaran promosi
Copyrights © 2023