Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan abnormal return dan trading volume activity. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, data diambil dari harga saham dan volume perdagangan perusahaan sektor barang konsumsi di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2020. Metode penentuan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan teknik analisis data yang digunakan yaitu Event Study. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa tidak terdapat perbedaan rata-rata abnormal return dan trading volume activity yang signifikan antara sebelum dan sesudah peristiwa pengumuman pandemi Covid-19 oleh WHO. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa informasi mengenai peristiwa pengumuman pandemi Covid-19 ini tidak memiliki pengaruh yang besar terhadap investor saham sektor barang konsumsi sebagai pertimbangan dalam berinvestasi. Karena saham pada sektor barang konsumsi terbilang stabil jika terdapat peristiwa yang dapat mempengaruhi pasar modal, sehingga ada atau tidaknya peristiwa tersebut, tidak mempengaruhi harga saham secara signifikan
Copyrights © 2023