Nilai budaya dalam suatu kebudayaan masyarakat adat merupakan salah satu fenomena yang layak untuk diteliti lebih lanjut, masyarakat adat memiliki segudang adat istiadat yang belum di ketahui oleh banyak pihak yang dapat menjadi nilai budaya yang tinggi dalam kelompok masyarakat adat tersebut, salah satunya yaitu tradisi Bahtuk yang berada di kelompok masyarakat adat Dayak di sungkung Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, salah satu nilai budaya yang menjadi potensi adalah Bahtuk yang merupakan baju atau aksesoris dari masyarakat adat Dayak Sungkung yang mulai dikenal masyarakat nasional hingga internasional melalui kerja keras suatu putra adat yaitu Agus Herikustanto, yang kemudian divisualisasikan dalam bentuk film dokumenter yang berjudul Sungkung Warisan Budaya di Tengah Rimba yang. Tujuan penelitian ini adalah untuk merepresentasikan nilai budaya yang terkandung dalam film dokumenter yang berjudul Sungkung Warisan Budaya di Tengah Rimba. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan penggunaan Representasi analisis semiotika Charles Sanders Peirce dan diperkuat dengan studi Pustaka dan wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian melihat bahwa film dokumenter Sungkung Warisan Budaya di Tengah Rimba merepresentasikan nilai budaya Bahtuk di beberapa bagian film dokumnter yang menggambarkan bahwa kembanggan masyrakat dalam menerapkan Bahtuk dalam kehidupan sehari-hari dan terus berupaya melestarikan Bahtuk hingga ke generasi berikutnya.
Copyrights © 2023