Penelitian ini dilatarbelakangi masih adanya siswa yang belum mengetahui apa itu pubertas secara menyeluruh dia hanya tahu sebatas bahwa kalau sudah puber berarti ada jerawat, membesarnya pinggul, dan tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar kemaluan, serta belum siap dalam menghadapi saat menstruasi dan seperti masih acuh tak acuh dengan penampilan fisik, Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tingkat kesiapan siswa perempuan menghadapi perubahan fisik di masa puber pada siswa kelas 1 di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan siswa perempuan kelas 1 menghadapi perubahan fisik di masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) yang bersifat kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa perempuan kelas 1 yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik Total Sampling. Dengan menggunakan seluruh populasi menjadi sampel, yaitu seluruh siswa perempuan kelas 1 di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia sebanyak 60 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa : Tingkat kesiapan siswa kelas 1 menghadapi perubahan fisik pada masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia. Bisa dilihat pada indikator pemahaman perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 52,92%, dan indikator penghayatan perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 57,39% dan indikator kesediaan menerima perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 57,24%%. Dapat disimpulakan Tingkat kesiapan siswa perempuan kelas 1 menghadapi perubahan fisik pada masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam berada pada kategori sedang dengan persentase 55,85%
Copyrights © 2023