Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengaruh Pola Asuh Orangtua terhadap Kemandirian Belajar di MAN 2 Bukittinggi Danu Agustian Siregar; Linda Yarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.26 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4724

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan fenomena yang ada di MAN 2 Bukittinggi, adapun fenomena tersebut yaitu, siswa yang tidak bertanggung jawab dengan tugas-tugasnya, ketika di suruh mengerjakan tugas siswa tidak mau, tidak aktif dalam mengikuti pembelajaran yang sedang berlangsung, bahkan ada beberapa siswa yang harus diperingati oleh guru BK maupun wali kelas, terindentifikasi beberapa siswa yang diasuh dengan pola asuh otoriter, dimana orangtua menerapkan peraturan-peraturan yang memberatkan anak dan membuat anak merasa tertekan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui besar pengaruh pola asuh orangtua terhadap kemandirian belajar di MAN 2 Bukittinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan koresional. adapun populasi dari penelitian ini 322 siswa kelas 10 di MAN 2 Bukittinggi, dengan sampel menggunakan teknik Random Sampling 10% maka sampel dari penelitian ini 32 siswa dari lokal IPS, IPA Dan IPK, dengan pengumpulan data menguunakan kuesioner skala likert, teknik pengolahan data mencari mean, range, % skor dan satandar devisasi sedangkan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas data dan uji linearitas, sedangkan untuk pengujian hipotesis mencari Product Moment yang mensyaratkan hipotesis diterima apabila r hitung lebih besar dari r table. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hasil perhitungan r = 0.781 berada dalam skala yang kuat dan perhitungan kofesien determinasi yang hanya memberikan kontribusi pengaruh pola asuh orangtua terhadap kemandirian belajar sebesar 60,99% dengan skala hubungan yang kuat. Kemudian hasil dari pengujian hipotesis menunjukan adanya pengaruh pola asuh orangtua terhadap kemandirian belajar dengan nilai r hitung > r tabel atau r hitung 0.781 > dari 0.349 maka Ho diterima.
Pemberdayaan Program Berkelanjutan Bagi Anak Asuh untuk Menanamkan Nilai-nilai Karakter Cerdas Fadhilla Yusri; Afrinaldi Afrinaldi; Linda Yarni
Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): Juni 2021
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/dedikasia.v1i1.5122

Abstract

Poverty and neglect are unresolved problems in this country. Based on the results of the study, one of the two cities that have pockets of poverty in West Sumatra is Payakumbuh. Meanwhile, Payakumbuh has the largest export commodity in the livestock sector in West Sumatra. To overcome this, children from underprivileged families, orphans, orphans and abandoned children can be placed in orphanages. At the orphanage, children are expected to have their physical needs met, to develop their personality and to be able to continue their education. However, the reality is that the application of rules and punishments in orphanages makes the children not have intelligent characters as expected. Therefore, the assistance that can be given to assist the application of intelligent character in foster children is by providing group guidance services.
Pelaksanaan Bimbingan Pranikah oleh Penyuluh bagi Calon Pengantin di KUA Tanjung Mutiara Kabupaten Agam Fitri Kurniati; Linda Yarni; Afrinaldi Afrinaldi; Alfi Rahmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6784

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pelaksanaan bimbingan pra nikah yang khususnya bagi calon pengantin sebelum membina rumah tangga. Bimbingan pra nikah itu wajib dilaksanakan oleh setiap KUA. Pelaksanaan bimbingan pranikah yang dilakukan oleh penyuluh untuk membantu mengatasi permasalahan yang akan dihadapi kedepannya dalam berumah tangga dan menambahkan wawasan calon pengantin tentang perkawinan berdasarkan Al-Quran dan Hadist serta di dukung dengan Peraturan Perundang-Undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan pra nikah bagi calon pengantin di KUA Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan pra nikah bagi calon pengantin di KUA Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Manfaat penelitian ini dilaksanakan adalah untuk memberikan materi tentang pernikahan dan menambahkan pemahaman kepada calon pengantin bagaimana mencapai keluarga yang sakinah mawaddah dan warrahmah yang berdasarkan Al-Quran dan Sunnah Hadist. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan pranikah di KUA Tanjung Mutiara Kabupaten Agam. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan penelitian lapangan (field research) yang bertujuan mengungkapkan makna yang terjadi dilapangan. Informan dalam penelitian ini adanya informan kunci dan informan pendukung. Informan kunci merupakan penyuluh di KUA dan informan pendukung merupakan kepala KUA dan calon pengantin. Hasil dari penelitian ini dapat disimpukan bahwa pelaksanaan bimbingan pranikah bagi calon pengantin di KUA Tanjung Mutiara Kabupaten Agam dilakukan setiap hari senin dan kamis, materi yang disampaikan berdasarkan unsur-unsur bimbingan yang mana terdiri dari beberapa yang disampaikan penyuluh. Bimbingan pranikah dilakukan dengan menggunakan metode cramah, metode diskusi dan tanya jawab. Media yang digunakan yaitu lisan, komputer, proyektor.
Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Masalah Disiplin Belajar Siswa dari Keluarga Broken home di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pariaman Aisyah Afriani; Dodi Pasila Putra; Linda Yarni; Alfi Rahmi
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 5 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i5.6958

Abstract

Latar belakang dalam penelitian ini adalah layanan bimbingan dan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK dalam mengatasi masalah disiplin belajar siswa yang berasal dari keluarga broken home. Masalah belajar yang dialami siswa tersebut seperti siswa terlambat memasuki kelas, siswa tidak mengumpulkan tugas, serta siswa yang tidak hadir tanpa keterangan. Tujuan yang ingin dicapai dalam hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui Pelaksanaan Layanan Bimbingan dan Konseling Dalam Mengatasi Masalah Disiplin Belajar Siswa Dari Keluarga Broken home Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Pariaman. Jenis penelitian yang penulis gunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan bersifat deskriptif kualitatif. Informan kunci dalam penelitian ini adalah dua orang guru bimbingan dan konseling, sedangkan untuk informan pendukung adalah siswa yang berasal dari keluarga broken home yang mengalami masalah disiplin belajar yang berjumlah tiga belas orang siswa. Dalam mengumpulkan data-data yang dibutuhkan penulis melakukan wawancara dengan informan tersebut. Setelah data diperoleh kemudian data diolah dengan menggunakan analisis data deskriptif analitik dan dilakukan trigulasi data dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan data dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling yang dilakukan oleh guru BK ada 4 komponen layanan yaitu layanan dasar, layanan peminatan dan perencanaan individual, layanan responsif dan dukungan sistem. Pada layanan dasar guru BK menggunakan strategi layanan dengan bimbingan klasikal dan bimbingan kelompok. Pada layanan peminatan dan perencanaan individual guru BK menggunakan strategi layanan dengan bimbingan klasikal, konseling individual, konseling kelompok, dan bimbingan kelompok. Pada layanan responsif guru BK menggunakan strategi layanan dengan konseling individual, konseling kelompok, dan konsultasi. Pada dukungan sistem disini guru BK mendapatkan dukungan dari pihak sekolah dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling ini hanya saja disini pihak sekolah tidak memiliki anggaran tersendiri untuk pelaksanaan layanan BK.
PERILAKU SEKSUAL REMAJA DI KELURAHAN TAROK DIPO KECAMATAN GUGUAK PANJANG KOTA BUKITTINGGI Suci Rahmadani; Linda Yarni
Jurnal Konseling Pendidikan Islam Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Konseling Pendidikan Islam
Publisher : LP2M IAI Al Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jkpi.v4i1.227

Abstract

Tujuan dari penelitian ni adalah untuk melihat jenis perilaku seksual remaja yang berumur 14-17 tahun di Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan menggambarkan, memaparkan dan menafsirkan kejadian-kejadian sesuai dengan fakta yang diperoleh yang hasilnya berupa angka-angka. Populasi remaja yang berumur 14-17 tahun di Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi dalam penelitian ni adalah 624 orang, sampel yang diambil adalah sebanyak 10% dari jumlah remajamenggunakan teknik acak/randomyaitu sebanyak 62 orang. Data dikumpulkan menggunakan nstrumen angket dengan jenis Angket tertutup dan Teknik analisis data menggunakan Miscrosoft exeldan SPSS 25.0 for Windows.Hasil penelitian jenis Perilaku Seksual Remaja yang berumur 14-17 tahun Di Kelurahan Tarok Dipo Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi terdiri atas 2 aspek yaitu aspek perilaku seksual autoerotik dan sosioseksual. Berdasarkan hasil penelitian maka didapatkan data jenis perilaku seksual yang pernah dilakukan remaja yaitu pada aspek autoerotik dengan ndikator berfantasi seksual 46%, dan ndikator mansturbasi/ onani terdapat 26,6%. Sedangkan pada aspek sosioseksual, ndikator bersentuhan/ kontak fisik dengan lawan jenis terdapat 69,4%, ndikator berpelukan terdapat sebanyak 41,4%, ndikator mencium kepala/ wajah lawan jenis terdapat 33,5%, ndikator berciuman bibir terdapat 17,7%, ndikator meraba anggota tubuh terdapat 14,1%, ndikator menempelkan kelamin terdapat 8,9% dan ndikator melakukan hubungan seksual 8,1%. Frekuensi persentase perilaku seksual yang paling banyak di lakukan oleh remaja yaitu pada perilaku bersentuhan/ kontak fisik dengan lawan jenis yaitu dengan persentase 69,4%
Penerapan Strategi Self Management Melalui Bimbingan Kelompok untuk Mengurangi Kecanduan Media Sosial Pada Siswa di MAN 4 Agam Meta Rofiana; Linda Yarni; Alfi Rahmi; Hidayani Syam
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1406

Abstract

The background of this research is that the majority of students who have social media experience addiction to social media as in class they steal situations to open cellphones to open social media (Instagram, Facebook and WhatsApp). This study aims to determine the effect of applying self-management techniques through group guidance to overcome social media addiction in class XI MAN 4 Religion students in the 2021/2022 academic year. This study uses quantitative research with the type of research is experimental (pre-experimental designs one-group pretest-posttest design). The population in this study were 110 students of class XI MAN 4 Agam. Using a purposive sampling technique, a sample of 16 students who experienced high social media addiction was obtained. The data collection technique in this study used a social media addiction questionnaire with a closed questionnaire as well as data processing techniques and data analysis techniques using Microsoft Excel and SPSS 22.0 for Windows. Based on the data analysis, it shows that the value of rcount is 0.472 > rtable is 0.468, and by using a significance limit of 0.05. From the results of the study it also appears that with the application of self-management strategies 31.25% of students have low social media addiction and 68.75% of students have moderate social media addiction. So it can be concluded that there is a significant influence between self-management strategies through group guidance on social media addiction in students at MAN 4 Agam. Which means Ha is accepted and Ho is rejected. Based on the results of the coefficient of determination obtained results of 98.5%. Based on this value, it can be interpreted that the effect of implementing self-management strategies on reducing social media addiction in students is 98.5%, while 1.5% is influenced by other factors not included in this study.
Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dengan Pola Asuh Orang Tua di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak Dini Hanifah; Muhiddinur Kamal; Afrinaldi Afrinaldi; Linda Yarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.275 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh beragamnya tingkat pendidikan yang telah diselesaikan oleh orang tua, dan beragamnya pola asuh yang digunakan atau diterapkan orang tua pada anak-anaknya. Latar belakang pendidikan tersebut nantinya akan berdampak pada pola asuh yang dipraktikkan orang tua pada anak. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bentuk hubungan antara tingkat pendidikan dengan pola asuh orang tua di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak. Penelitian ini termasuk pada penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh orang tua yang mempunyai anak rentang usia 6-17 tahun sebanyak 122 Kepala Keluarga. Sampel yang digunakan sebanyak 58 Kepala Keluarga. Teknik sampling digunakan yaitu teknik Stratified Random Sampling. Tingkat pendidikan orang tua dan pola asuh orang tua adalah variabel yang diukur. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan skala likert, teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif, dan metode analisis menggunakan Partial Least Square - Structural Equation Modeling (PLS-SEM) yaitu Software SmartPLS 3.3.9. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pendidikan dengan pola asuh orang tua di Jorong Aia Tabik Nagari Kamang Mudiak. Hasil hipotesisnya menyatakan bahwa Nilai T-statistik 38,369 atau lebih besar dari 1,96 dan nilai P 0,000 atau kurang dari 0,05 yang menunjukkan bahwa tingkat pendidikan orang tua memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap pola asuh anak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa orang tua dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi memiliki pengalaman dan wawasan yang lebih banyak daripada orang tua dengan tingkat pendidikan yang lebih rendah.
Penyesuaian Perkawinan pada Pasangan Pranikah di KUA Padang Gelugur Pasaman Nanda Ade Wina; Afrinaldi Afrinaldi; Muhiddinur Kamal; Linda Yarni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (111.514 KB)

Abstract

Penelitian dilatar belakangi oleh beberapa pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah) di Kantor Urusan Agama (KUA) Padang Gelugur Pasaman yang melakukan perkawinan berulang dengan orang yang berbeda sehingga meningkatnya angka perceraian, sehubungan dengan permasalahan yang dihadapi untuk meminimalisir meningkatnya angka perceraian maka penting melakukan penyesuaian perkawinan terlebih dahulu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Pertanyaan penelitian dalam penelitian ini adalah bagaimana gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Manfaat penelitian ini dilaksanakan adalah untuk mengetahui gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah di KUA Padang Gelugur Pasaman. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) di KUA Padang Gelugur Pasaman. Penelitian yang dilakukan dengan menggunakan metode yang mencoba menggambarkan, memaparkan, dan menafsirkan suatu fenomena yang terjadi pada saat ini atau untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami subjek penelitian, dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Informan dalam penelitian ini adalah 4 pasangan pranikah (pasangan yang sudah pernah menikah sebelumnya) sebagai informan kunci dan pegawai KUA sebagai informan pendukung dengan menggunakan purposive sampling. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gambaran penyesuaian perkawinan pada pasangan pranikah ditandai dengan ketiadaan emosi yang berlebihan, bisa memperbaiki diri dari kesalahan, bisa berkomunikasi dengan baik, perolehan pendapatan yang mencukupi, adanya kesepakatan dari kedua belah pihak keluarga serta mampu membangun hubungan baik dengan pihak keluarga pasangan.
Kondisi Psikologis Anak Tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang Dian Permata; Linda Yarni; Alfi Rahmi; Hidayani Syam
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13672

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya fenomena bahwa anak tunggal cendrung pemurung, mencari perhatian, kurang percaya diri, kurang fleksibel, egosentris. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kondisi psikologis aspek afektif anak tunggal dan Mengetahui penyebab terjadinya kondisi psikologis aspek afektif anak tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif dengan populasi sebanyak 20 orang siswa yang berstatus anak tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Canduang. Pada penelitian ini penelitian menggunakan teknik Total Sampling. Pengumpulan data menggunakan angket dengan jenis angket tertutup dan teknis analisis data menggunakan editing, coding, skoring. Data pada penelitian ini diambil 2 item yaitu untuk mengungkapkan emosi dan perasaan pada anak tunggal. Dan hasil penelitian menunjukan bahwa kondisi Psikologis Anak Tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah ( MTI ) Canduang menunjukkan kondisi psikologisnya pada emosi (78,15%) dengan kategori baik, dan perasaan (78,85%) dengan kategori sangat baik. Dapat disimpulkan bahawa kondisi psikologis anak tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Candung dimana anak bisa mengenal kondisi psikologis nya dengan baik dan bisa mnengetahui bagaimana mereka mengatasi emosi dan perasaannya. Penyebab terjadinya kondisi psikologis aspek afektif anak tunggal di Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Candung di lihat dari perasaan dan emosinya dengan dua item yaitu positif dan negative, emosi item positif (72,6%) dengan kategori baik,emosi item negative ( 65,56%) dengan kategori baik,perasaan item positif (92,50%) denagn kategori sangat baik, perasaan dengan item negative (75.12%) dengan kategori baik bisa mengatasinya karena mereka sudah terbiasa tinggal bersama sehingga mereka sudah terlatih menjadi seperti anak yang lain. Kata Kunci: Kondisi Psikologis, Perasaan, Emosi
Kesiapan Anak Menghadapi Masa Puber Miftahul Arfah; Linda Yarni
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1122

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi masih adanya siswa yang belum mengetahui apa itu pubertas secara menyeluruh dia hanya tahu sebatas bahwa kalau sudah puber berarti ada jerawat, membesarnya pinggul, dan tumbuhnya rambut-rambut halus disekitar kemaluan, serta belum siap dalam menghadapi saat menstruasi dan seperti masih acuh tak acuh dengan penampilan fisik, Rumusan masalah dari penelitian ini adalah tingkat kesiapan siswa perempuan menghadapi perubahan fisik di masa puber pada siswa kelas 1 di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesiapan siswa perempuan kelas 1 menghadapi perubahan fisik di masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field research) yang bersifat kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa perempuan kelas 1 yang berjumlah 60 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini digunakan teknik Total Sampling. Dengan menggunakan seluruh populasi menjadi sampel, yaitu seluruh siswa perempuan kelas 1 di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia sebanyak 60 orang. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket. Sedangkan untuk analisis data digunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa : Tingkat kesiapan siswa kelas 1 menghadapi perubahan fisik pada masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia. Bisa dilihat pada indikator pemahaman perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 52,92%, dan indikator penghayatan perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 57,39% dan indikator kesediaan menerima perubahan fisik pada masa puber berada pada kategori sedang dengan persentase 57,24%%. Dapat disimpulakan Tingkat kesiapan siswa perempuan kelas 1 menghadapi perubahan fisik pada masa puber di Pondok Pesantren Tarbiyah Pasia Kecamatan Ampek Angkek Kabupaten Agam berada pada kategori sedang dengan persentase 55,85%