Kondisi kegawatdaruratan terus menjadi ancaman yang perlu diperhatikan pelayanannya baik yang bersifat kegawatdaruratan sehari-hari maupun karena bencana. Oleh karena itu, memberikan pendidikan kesehatan mengenai kondisi kegawatdaruratan dan penanganannya bagi keluarga adalah hal yang utama. Mengkombinasikan metode pembelajaran dengan menggunakan modul dan metode modelling dipercaya mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat belajar tentang gawatdarurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas modul SIGA dan modeling terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga di wilayah pesisir Kecamatan Mamuju. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan One-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan responden. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul SIGA dan modeling efektif secara signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga dengan p value = <0,001. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi para penggiat kegawatdaruratan dalam memberikan pelatihan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan chain of survival dalam pengelolaan kasus kegawatdaruratan sehari-hari.
Copyrights © 2023