Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Studi Literatur: Pengaruh Asupan Energi Protein dan Riwayat ASI Eksklusif terhadap Stunting I Made Sudarta; Syafruddin Ali Salaka
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 7 No Khusus (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v7iKhusus.513

Abstract

The incidence of short toddlers commonly referred to as stunting is one of the nutritional problems worldwide. In 2017 22.2% or about 150.8 million toddlers in the world experienced stunting. The Integrated Toddler Nutrition Status Survey (SSGBI) by Balitbangkes Kemenkes Republik Indonesia in 2019 shows that the highest proportion of stunting is found in East Nusa Tenggara, West Sulawesi, and West Nusa Tenggara. The districts in West Sulawesi with the highest percentage of very short and short toddlers at the age of 0 – 59 months in 2018 were Mamuju Regency which is 20.08% and 26.38%. This study aims to determine the influence of protein and energy intake and exclusive breastfeeding history of breastfeeding on stunting events. This research is a literature review that summarizes some relevant literature. Articles searched using google scholar database. After the screening, 21 articles were eligible and met the criteria. There is an influence of protein and energy intake and exclusive breastfeeding on stunting. It is expected that the results of this study will become one of the educational materials and nursing interventions that can be applied in the health service in preventing stunting.
The Effectiveness Of High-Flow Nasal Cannula (HFNC) Therapy On Improvement Of Oxygen Saturation With Acute Breathing Failure In Covid-19 Patients (Literature Study) Syafruddin Ali Salaka; Hardiyati .; Iqra S; I Made Sudarta
JURNAL KEPERAWATAN DAN FISIOTERAPI (JKF) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF)
Publisher : Fakultas Keperawatan dan Fisioterapi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/jkf.v4i2.1017

Abstract

The Covid-19 pandemic has hit the world today, causing a health crisis, a humanitarian crisis and a socio-economic crisis. Covid-19 is classified as SARS-CoV-2 which was first discovered on December 1, 2019 in Wuhan, China. The COVID-19 pandemic has caused an increase in new cases in a short time, resulting in an increase in the use of the necessary supporting facilities and infrastructure. The use of Flow Nasal Cannula (HFNC) is very helpful in increasing oxygen saturation in patients with respiratory failure despite being given oxygen through a 15 liter per minute nasal cannula. Objective: To synthesize literature and research documents that identify the effectiveness of High-flow nasal cannula (HFNC) therapy. On increasing oxygen saturation with acute respiratory failure in Covid-19 patients. Methods: This study uses a literature study whose articles were obtained from 3 databases, namely Google Schoolar, Pub Med, and GARUDA (Garba Reference Digital) indexed from DOAJ (Directory of Open Access Journals) Elsevier, Wiley Online Library, Sinta 3, Scopus, and Springer. Results: The administration of High-flow nasal cannula (HFNC) therapy to increase oxygen saturation with acute respiratory failure in Covid-19 patients was able to have a positive impact on increasing oxygen saturation with acute respiratory failure in Covid-19 patients. Conclusion: There is a significant effect on the administration of High-flow nasal cannula (HFNC) therapy on increasing oxygen saturation with acute respiratory failure in Covid-19 patients.
Safety Performance Feed Back dan Risk Taking Personality terhadap Kepatuhan Perawat Mencuci Tangan dan Memakai APD pada New Normal Covid-19 Syafruddin Ali Salaka; Iqra Iqra
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 11 No 2 (2021): April 2021
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32583/pskm.v11i2.1325

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan keresahan dan kepanikan di masyarakat karena tingkat penularan sangat tinggi dengan angka kematian juga tinggi. Pengetahuan tentang covid masih sangat terbatas dan berkembang terus. Dengan tingginya angka kematian dan pesatnya penyebaran virus ini menyebabkan pemerintah di berbagai negara melakukan tindakan pencegahan diantaranya menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai alat pelindung diri. Perawat sangat rentan tertular covid-19 karena mereka bersentuhan langsung dengan pasien oleh karena itu perawat harus selalu memperhatikan protokol kesehatan diantaranya mencuci tangan dan penggunaan APD Lengkap. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan analisis kuantitatif dengan menggunakan uji Spearman’s rho. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat di Puskesmas Binanga Mamuju dengan sampel penelitian sebanyak 20 responden dengan teknik total sampling. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Ada hubungan yang signifikan antara Safety Performance Feedback dengan kepatuhan mencuci tangan dan penggunaan APD dengan nilai p Value 0.028 ˂ 0.05. Risk Taking Personality berhubungan dengan kepatuhan perawat mencuci tangan dan penggunaan APD dengan nilai p Value 0.012 ˂ 0.05
Peningkatan Kapasitas Guru dan Orang Tua Siswa tentang Sleep Hygiene di Sekolah Dasar dan Kelompok Bermain I Made Sudarta; Syafruddin Ali Salaka
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 1 (2023): February, Pages 1-120
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i1.759

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan dasar bagi setiap orang. Ketika istirahat dan tidur, tubuh melakukan proses pemulihan untuk mengembalikan daya tahan tubuh hingga berada dalam kondisi yang optimal. Tidur yang optimal bagi anak akan merangsang tumbuh kembang bagi dirinya. Kualitas dan kuantitas tidur pada anak sangat mempengaruhi bagaimana anak itu akan tumbuh dan berkembang secara optimal. Pada saat anak tidur berbagai fungsi organ tubuh meningkat pesat, seperti fungsi otak, metabolisme hormon dan berbagai fungsi tubuh lainnya. Sekitar 75% GH (growth hormone) dikeluarkan pada saat anak tidur, GH ini tiga kali lebih banyak dibandingkan ketika dia terbangun. Sleep hygiene merupakan sekumpulan daftar tentang hal-hal yang dapat dilakukan sebelum memulai tidur dan mempertahankannya. Metode pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan kepada guru dan orang tua siswa melaui penyuluhan dan diskusi interaktif. Adapun media yang digunakan yaitu power point dan modul. Kegiatan dimulai dari melakukan koordinasi ke sekolah-sekolah. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta tentang sleep hygiene sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan dilakukan. Setiap guru diharapkan dapat memberikan edukasi kepada siswa terkait manfaat tidur serta metode sleep hygiene serta orang tua diharapkan mampu menerapkan sleep hygiene kepada anak-anak mereka.
Penerapan Tepid Sponge pada Asuhan Keperawatan Pasien Hipertermia di RSUD Kabupaten Mamuju Iqra Iqra; Syafruddin Ali Salaka; Rama Kurnia Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 2 (2023): Volume 3 Nomor 2 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.641 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i2.9567

Abstract

ABSTRACT Hyperthermia is the body’s natural process to fight infections that enter the body when the body temperature exceeds normal (>37,50C). One of the non-pharmacological interventions to reduce fever that can be done is the tepid sponge. Objective: To describe how the application of the tepid sponge to patients with disordes of meeting the needs of thermoregulation: hyperthermia at the Mamuju District Hospital. Methods: Descriptive case study where the subjects used were ptients who experienced hyperthermia ang were hospitalized at the Mamuju District Hospital as many as 3 people. Results: The body temperatures of the three respondens before the tepid sponge action all experienced hyperthermia, after the tepid sponge action the body temperature of the three respondents decreaased to the normal body temperature range, this indicates that there was a decrease in body temperature in fever patients after being given the tepid sponge action. Suggestion: Nurse and patiens are expected to use tepid sponge therapy as a therapeutic option to help recude the body temperature of patients with fever.  Keywords : Hyperthermia, Tepid Sponge, Children  ABSTRAK Hipertermia adalah proses alami tubuh untuk melawan infeksi yang masuk ke dalam tubuh saat suhu tubuh melebihi normal (>37,5°C). Salah satu intervensi untuk menurunkan demam bersifat non farmakologis yang dapat dilakukan adalah tepid sponge. Tujuan: Menggambarkan bagaimana penerapan tepid sponge terhadap pasien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan termoregulasi: hipertermia di RSUD Kabupaten Mamuju. Metode: Deskriptif studi kasus dimana subyek yang digunakan yaitu pasien yang mengalami hipertermia dan di rawat inap di RSUD Kabupaten Mamuju sebanyak 3 orang. Hasil: Suhu tubuh ketiga responden sebelum dilakukan tindakan tepid sponge semuanya mengalami hipertermia, setelah dilakukan tindakan tepid sponge suhu tubuh ketiga responden mengalami penurunan sampai rentang suhu tubuh normal hal ini menunjukkan bahwa terjadi penurunan suhu tubuh pada pasien demam setelah diberikan tindakan tepid sponge. Saran: Perawat maupun orang tua diharapkan untuk menjadikan terapi tepid sponge sebagai salah satu pilihan terapi untuk membantu menurunkan suhu tubuh pasien yang mengalami demam. Kata kunci: Hipertermia, Tepid Sponge, Anak 
Studi Literatur: Pengaruh Asupan Energi Protein dan Riwayat ASI Eksklusif terhadap Stunting I Made Sudarta; Syafruddin Ali Salaka
Jurnal Kesehatan Manarang Vol 7 No Khusus (2021): November 2021
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/jkm.v7iKhusus.513

Abstract

The incidence of short toddlers commonly referred to as stunting is one of the nutritional problems worldwide. In 2017 22.2% or about 150.8 million toddlers in the world experienced stunting. The Integrated Toddler Nutrition Status Survey (SSGBI) by Balitbangkes Kemenkes Republik Indonesia in 2019 shows that the highest proportion of stunting is found in East Nusa Tenggara, West Sulawesi, and West Nusa Tenggara. The districts in West Sulawesi with the highest percentage of very short and short toddlers at the age of 0 – 59 months in 2018 were Mamuju Regency which is 20.08% and 26.38%. This study aims to determine the influence of protein and energy intake and exclusive breastfeeding history of breastfeeding on stunting events. This research is a literature review that summarizes some relevant literature. Articles searched using google scholar database. After the screening, 21 articles were eligible and met the criteria. There is an influence of protein and energy intake and exclusive breastfeeding on stunting. It is expected that the results of this study will become one of the educational materials and nursing interventions that can be applied in the health service in preventing stunting.
Pengayaan Pengetahuan dan Keterampilan Keluarga Pesisir terhadap Obstruksi Jalan Napas dan Henti Jantung: Penelitian Kuasi Eskperimen Metode Modelling dengan Media Modul Siga Iqra S, Iqra S; Salaka, Syafruddin Ali
Health Information : Jurnal Penelitian Vol 15 No 2 (2023): Mei-Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36990/hijp.v15i2.729

Abstract

Kondisi kegawatdaruratan terus menjadi ancaman yang perlu diperhatikan pelayanannya baik yang bersifat kegawatdaruratan sehari-hari maupun karena bencana. Oleh karena itu, memberikan pendidikan kesehatan mengenai kondisi kegawatdaruratan dan penanganannya bagi keluarga adalah hal yang utama. Mengkombinasikan metode pembelajaran dengan menggunakan modul dan metode modelling dipercaya mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat belajar tentang gawatdarurat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas modul SIGA dan modeling terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga di wilayah pesisir Kecamatan Mamuju. Desain penelitian adalah quasi eksperimen dengan pendekatan One-group pretest-posttest design. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner untuk mengukur pengetahuan dan lembar observasi untuk mengukur keterampilan responden. Sampel dalam penelitian ini adalah 30 orang, yang dipilih dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul SIGA dan modeling efektif secara signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan tentang kegawatdaruratan keluarga dengan p value = <0,001. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi para penggiat kegawatdaruratan dalam memberikan pelatihan bagi masyarakat, sehingga mampu meningkatkan chain of survival dalam pengelolaan kasus kegawatdaruratan sehari-hari.
PENERAPAN RELAKSASI BENSON DAN MUROTTAL SURAH AR-RAHMAN TERHADAP PENURUNAN NYERI PASIEN GASTRITIS DI RSUD MAMUJU Salaka, Syafruddin Ali; Hasir, Hasir; Yusuf, Sri Reski Auliah
Jurnal Borneo Cendekia Vol 8 No 1 (2024): Jurnal Borneo Cendekia
Publisher : STIKES Borneo Cendekia Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54411/jbc.v8i1.507

Abstract

Background: Gastritis is inflammation of the stomach wall which is characterized by heartburn, nausea and vomiting accompanied by decreased appetite. Gastritis is often called stomach ulcers or heartburn. If left untreated, it will cause stomach bleeding which can lead to death. The most common symptom of gastritis is heartburn. Pain management can be done pharmacologically and non-pharmacologically. Research method: using a descriptive case study method by applying a combination of Benson and Murottal Surah Ar-Rahman relaxation techniques to three patients as respondents who experienced nursing problems with discomfort and pain for 3 days with a duration of 10 minutes. Measurements were carried out before and after the intervention using the Numeric Rating Scale (NRS). Results: there was a decrease in the pain scale on the second and third days after the combination of the Benson and Murottal Surah Ar-Rahman relaxation techniques. Conclusion: Application of a combination of Benson relaxation techniques and murottal Al-Quran Surah Ar-rahman can reduce the pain scale in gastritis patients in the Mawar Room at Mamuju District Hospital
Penerapan Hidrotherapy Untuk Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Sudarta, I Made; Salaka, Syafruddin Ali; S, Iqra
Jurnal Berita Kesehatan Vol 17 No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v17i2.186

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi salah satu penyebab utama kematian prematur di dunia. Penyakit  hipertensi menyebabkan  kerusakan organ yang dapat berakibat pada gangguan jantung, ginjal, strok, serta berbagai komplikasi lainnya. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan prevalensi hipertensi secara global saat ini sebesar 22% dari total penduduk dunia. Dari sejumlah kasus tersebut, hanya kurang dari seperlima yang melakukan upaya pengendalian terhadap tekanan darahnya. Hipertensi pada lansia bukanlah kondisi yang harus diterima sebagai bagian dari proses penuaan. Melalui pemahaman, deteksi dini, dan pengobatan yang tepat, diharapkan dapat mengelola dan bahkan mencegah komplikasi serius yang mungkin terjadi. Prevalensi hipertensi di Provinsi Sulawesi Barat sebesar 34,77% dimana lebih tinggi dari prevalensi tingkat nasional yaitu sebesar 34,11%. Prevalensi hipertensi di Kabupaten Mamuju sebesar 32,82% dan jumlah lansia penderita hipertensi di Puskesmas Binanga tahun 2022 yaitu sebanyak 362 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan sikap keluarga lansia dengan hipertensi terhadap pengendalian hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Binanga Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah Survey yang bersifat deskriptif analitik dengan desain penelitian cross sectional dengan jumlah sampel 76. Hasil analisis diperoleh nilai p= 0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap dengan pengendalian hipertensi
Gerakan Remaja Tanggap Bencana (GERMA TAGANA) sebagai Upaya Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat di Kabupaten Mamuju S, Iqra; Salaka, Syafruddin Ali; Sudarta, I Made
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12706

Abstract

ABSTRAK Mamuju termasuk sebagai wilayah dengan aktifitas bencana gempa bumi kategori resiko tinggi yang disebabkan karena letak gografisnya yang dikelilingi sesar aktif di pulau Sulawesi. Sehingga kejadian berulang dari bencana gempa bumi akan terus menjadi bayangan yang mengikuti kehidupan seluruh masyarakat di Mamuju. Oleh karena itu, penanggulangan bencana berbasis masyarakat harus digalakan untuk meningkatkan pengurangan resiko dampak bencana tersebut. Remaja merupakan salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peranan penting dalam penanggulangan bencana, dengan usia yang muda menjadikan mereka memiliki kemampuan dan potensi yang dapat bermanfaat dalam sebuah manajemen siklus bencana. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi kepada remaja mengenai bencana sebagai upaya peningkatan kesiapsiagaan bencana berbasis masyarakat di Kabupaten Mamuju. Metode yang digunakan berupa edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana dan simulasi penanggulangan bencana, dimana peserta diberikan pre-test dan post-test. Setelah mengikuti kegiatan, terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang kesiapsiagaam bencana dari 31% menjadi 80,3%. Kesimpulan, edukasi dan simulasi bencana sangat diperlukan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Kata Kunci: Remaja, Tanggap Bencana, Kesiapsiagaan  ABSTRACT Mamuju is included as an area with high risk category of earthquake disaster activity due to its geographic location which is surrounded by active faults on the island of Sulawesi. So that repeated incidents of earthquake disasters will continue to be a shadow that follows the lives of all people in Mamuju. Therefore, community-based disaster management must be promoted to increase the risk reduction of the impact of these disasters. Teenagers are one group of people who have an important role in disaster management, their young age makes them have the ability and potential that can be useful in disaster cycle management. The aim of this community service is to provide education to teenagers about disasters as an effort to increase community-based disaster preparedness in Mamuju Regency. The method used is education regarding disaster preparedness and disaster management simulations, where participants are given a pre-test and post-test. After participating in the activity, there was an increase in participants' knowledge about disaster preparedness from 31% to 80.3%. In conclusion, education and disaster simulation are very necessary to increase community involvement in disaster management. Keywords: Teenager, Disaster Response, Preparedness