Konsumsi merupakan kegiatan yang pasti dilakukan oleh masyarakat di setiap negara. Hal ini menjadikan konsumsi sebagai salah satu kriteria untuk melihat perekonomian sebuah negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah keluarga penerima manfaat, PDRB dan inflasi terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia pada tahun 2021. Pada analisis ini menggunakan metode regresi kuantil dengan menggunakan data cross section yaitu 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2021. Pengujian ini menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang memengaruhi konsumsi rumah tangga secara signifikan, yaitu Produk Domestik Regional Bruto dan jumlah keluarga penerima manfaat. Pada analisis metode regresi kuantil ketika daerah dengan konsumsi rumah tangga terendah maka jumlah keluarga penerima manfaatnya tinggi tetapi PDRB-nya rendah, begitu sebaliknya ketika wilayah tersebut berada di kelompok dengan konsumsi rumah tangga terbesar maka wilayah tersebut memiliki PDRB yang besar tetapi jumlah keluarga penerima manfaatnya sedikit. Kemudian variabel inflasi terhadap konsumsi rumah tangga tidak berpengaruh signifikan.
Copyrights © 2023