Articles
ANALISIS PENGARUH KETIMPANGAN PENDAPATAN, PERTUMBUHAN EKONOMI, DAN TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA TERHADAP KEPARAHAN KEMISKINAN
HERU WAHYUDI;
Muhammad Ilham Wali;
Arvina Ratih Yulihar;
Heru Wahyudi;
Asih Murwiati
Business, Economics dan Entrepreneurship Vol 4 No 1 (2022): Business, Economics, and Entrepreneurship
Publisher : Institut Shanti Bhuana, Program Studi Kewirausahaan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketimpangan pendapatan pertumbuhan ekonomi, dan tingkat pengangguran terbuka terhadap keparahan kemiskinan studi pada 10 provinsi di pulau sumatera. Penelitian ini menggunakan data panel dari tahun 2016 - 2020 di 10 provinsi di Sumatera menggunakan model FEM (Fixed Effect Model). Variabel terikat yang digunakan adalah keparahan kemiskinan dan variabel bebas meliputi ketimpangan pendapatan,pertumbuhan ekonomi,dan tingkat pengangguran terbuka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel ketimpangan pendapatan dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi se-Sumatera. Sedangkan pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keparahan kemiskinan
Deteksi Spatial Dependence terhadap Fixed Effects Model Prevalensi Stunting
Asih Murwiati
Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 10 No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Tahun 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/jep.v10i1.211
Stunting is one of the three things that affect the growth of children and, more broadly, is an indicator of malnutrition problems. The indicators of chronic nutritional deficiencies are children who are underdeveloped, stunted and underweight. Some children in Indonesia who are under 5 years of age are stunted. This figure puts Indonesia as a country that has a high prevalence of stunting according to the World Health Organization (WHO) classification. Every country has a different character of society and different policies and different approaches. Likewise with Indonesia, there are different variations in terms of demographics, economics and socio-culture. Spatial analysis is one of the analytical tools in capturing regional characteristics. This study uses panel data sourced from the Indonesian Central Bureau of Statistics (BPS) from all provinces during the 2015-2018 period. The test results show that there is spatial dependence, and the spatial error model can be an alternative in choosing a spatial model.
Inisiasi Pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kelompok Tani Sidodadi di Desa Bumi Agung Tegineneng Kabupaten Pesawaran
Thomas Andrian;
Muhidin Sirat;
Asih Murwiati;
Zulfa Emalia
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55583/arsy.v3i1.298
KUBE atau Kelompok Usaha Bersama merupakan salah satu bentuk Kelembagaan Ekonomi Petani, diharapkan petani dapat menerapkan prinsip-prinsip pengembangan agribisnis di kawasan pertanian yang memberikan kontribusi nyata positif untuk mewujudkan target pembangunan pertanian. Salah satu kelompok tani yang ada di Desa Bumi Agung adalah Kelompok Tani Sidodadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan untuk: melakukan sosialisasi tentang Kelompok Usaha Bersama (KUBE), membantu penyusunan proposal KUBE yang terencana dan sistematis, dan memberikan rekomendasi pola pelaksanaan KUBE. Metode pelaksanaan dalam kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pembinaan sehingga diharapkan dapat terbentuk proposal pengajuan KUBE. Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu ketiga Agustus 2022 dengan dihadiri oleh ketua dan anggota Kelompok Tani Sidodadi. Peserta kegiatan tampak antusias menyimak dan tanggap dalam sesi tanya jawab. Untuk mengevaluasi kuesioner yang dibagikan, maka peserta melakukannya dengan antusias. Setelah mengikuti kegiatan ini, peserta memiliki semangat untuk membentuk KUBE. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada kelompok tani tentang urgensi dan manfaat kelompok usaha bersama. Kata kunci : kelompok tani, KUBE, pendampingan
Pengaruh Konsumsi, Utang Negara, Dan Total Penerimaan Zakat Terhadap Perekonomian Indonesia
Irfan Musyaffa;
Neli Aida;
Asih Murwiati;
Arivina Ratih;
Heru Wahyudi
Journal on Education Vol 4 No 4 (2022): Journal on Education: Volume 4 Nomor 4 Tahun 2022
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v4i4.2838
This study aims to find out how 1) household consumption, 2) state debt, 3) and zakat receipts influence Indonesia's gross domestic product. The data in this study is secondary data obtained from the official website of the Ministry of Finance, the National Amil Zakat Agency and the Indonesian Statistics Center with a total of 96 observations starting from January 2014 to December 2021. The analytical method used in this study isOrdinary Least Square (OLS) using statistical analysis tools 17. The results showed that simultaneously and partially the value of household consumption, state debt and zakat receipts had a positive and significant effect on Indonesia's gross domestic product for the 2014-2021 period with a significance of 0.000. The R-Squared coefficient of determination is 0.9792 or 97.92%.
Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto, Keluarga Penerima Manfaat, dan Inflasi Terhadap Konsumsi Rumah Tangga Di Indonesia Dengan Regresi Kuantil
Asih Murwiati;
Ricky Zulkarnain
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1422
Konsumsi merupakan kegiatan yang pasti dilakukan oleh masyarakat di setiap negara. Hal ini menjadikan konsumsi sebagai salah satu kriteria untuk melihat perekonomian sebuah negara. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah keluarga penerima manfaat, PDRB dan inflasi terhadap konsumsi rumah tangga di Indonesia pada tahun 2021. Pada analisis ini menggunakan metode regresi kuantil dengan menggunakan data cross section yaitu 34 provinsi di Indonesia pada tahun 2021. Pengujian ini menunjukkan bahwa terdapat dua variabel yang memengaruhi konsumsi rumah tangga secara signifikan, yaitu Produk Domestik Regional Bruto dan jumlah keluarga penerima manfaat. Pada analisis metode regresi kuantil ketika daerah dengan konsumsi rumah tangga terendah maka jumlah keluarga penerima manfaatnya tinggi tetapi PDRB-nya rendah, begitu sebaliknya ketika wilayah tersebut berada di kelompok dengan konsumsi rumah tangga terbesar maka wilayah tersebut memiliki PDRB yang besar tetapi jumlah keluarga penerima manfaatnya sedikit. Kemudian variabel inflasi terhadap konsumsi rumah tangga tidak berpengaruh signifikan.
Strategi Pengembangan Wisata Religi Pura Giri Sutra Mandala
Iis Purniawati;
Neli Aida;
Arivina Ratih;
Asih Murwiati
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 03 (2022): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Giri Sutra Mandala Temple is a religious tourism object that has the potential to be developed. The tourism development of the Giri Sutra Mandala Temple is expected to increase the economy of the local community and regional income in Pringsewu Regency. This study aims to determine the right strategy in the tourism development of Pura Giri Sutra Mandala by using SWOT analysis. Researchers will identify internal factors and external factors that are owned by Pura Giri Sutra Mandala by means of observation and interviews with resource persons. Then input into the form of a questionnaire that will be used to analyze the weights and ratings on the IFAS Matrix and the EFAS Matrix. The next step is to create a SWOT Matrix. The SWOT Matrix is used to formulate strategies by combining existing strengths, weaknesses, threats, and opportunities. The final step is making a decision using the SWOT Quadrant. The results of this study indicate that the tourism development strategy of the Giri Sutra Mandala Temple is to maximize the potential of the temple such as optimizing the temple building and the natural beauty around the temple, increasing various religious activities, optimizing facilities and accessibility, and adding members pecalang and BHABINKAMTIBMAS.
Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, dan Konsumsi Energi Terhadap Emisi CO2 di Indonesia
Anggi Rosalia Putri;
Toto Gunarto;
Zulfa Emalia;
Asih Murwiati
BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 06 (2022): BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu
Publisher : CV. Multi Kreasi Media
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, Pertumbuhan Penduduk, dan Konsumsi Energi terhadap Emisi CO2 di Indonesia dalam jangka panjang dan jangka pendek. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM) dengan data penelitian sebanyak 28 dari tahun 1992 sampai 2020. Dengan variabel penelitian yaitu Emisi CO2 (CO2), Pertumbuhan Ekonomi (Growth), Pertumbuhan Penduduk (POP), dan Konsumsi Energi (KE). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada model jangka pendek dan jangka panjang variabel pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan, sedangkan variabel pertumbuhan penduduk, dan konsumsi energi berpengaruh signifikan.
Dampak Kompensasi Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Terhadap Pengeluaran Rumah Tangga Miskin Dengan Metode Difference in Difference (Studi Kasus: Kecamatan Panjang Kota Bandar Lampung)
Deandra Lauradina;
Asih Murwiati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2632
Setiap tahunnya komsumsi masyarakat pada Bahan Bakar Minyak terus mengalami kenaikan. Hal ini dapat mengakibatkan krisis energy yang berdampak pada seluruh lapisan masyarakat terutama masyarakat miskin. Maka pemerintah memberikan perlindungan sosial untuk masyarakat miskin agar angka kemiskinan tidak selalu meningkat. Pada suatu kebijakan dalam bentuk program ataupun kegiatan dapat berhasil apabila efektivitas dari kebijakan tersebut berjalan seperti yang terlah diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak pemberian kompensasi BBM terhadap pengeluaran rumah tangga miskin menggunakan metode Difference in Difference untuk mengestimasi dampak dari pemberian kompensasi BBM antara kelompok rumah tangga yang mendapat kompensasi BBM dengan rumah tangga yang tidak mendapat kompensasi BBM, dengan watu sebelum dan sesudah pemberian bantuan. Data primer berupa data pengeluaran rumah tangga miskin sebelum dan sesudah pemberian kompensasi, jumlah anggota rumah tangga, lama pendidikan kepala rumah tangga, jenis kelamin, dan kebiasaan merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil estimator DID sebesar -0,143 yang menunjukkan adanya kompensasi BBM memberikan dampak negatif dan belum berpengaruh secara signifikan.
Faktor – Faktor Yang Memengaruhi Konsumsi Rumah Tangga Di 34 Provinsi Indonesia
Ricky Zulkarnain;
Asih Murwiati
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i1.3963
Consumption describes the activities that people engage in at any given time. Consumption symbolizes one of the indicators to calculate the economy of a region. This study was conducted to see the points between the relationship between GRDP per capita, inflation, and the head of the beneficiary family on household consumption in 34 provinces of Indonesia in 2021. This analysis uses Ordinary Least Square analysis using cross section data with the Stata 15 analysis tool. This test reveals that there are two variables that have a positive and significant relationship with household consumption, namely the head of the beneficiary family and gross regional domestic product per capita. Then the inflation variable has a negative but insignificant relationship with household consumption.
Determinan Kemiskinan Multidimensional 34 Provinsi di Indonesia Periode Tahun 2015-2018
Amartya Intan;
Asih Murwiati;
I Wayan
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i1.4083
Poverty is faced by almost all countries in the world. Poverty is the inability of a person to meet basic needs. In calculating the SDGs poverty is placed in a multidimensional framework, namely looking at poverty from various dimensions and looking at the causes of poverty from various sides, which is set forth in SDGs 1 "No Poverty" with the vision of eliminating poverty in all its forms everywhere. The SDGs aim to eliminate poverty in all its forms wherever growth is slow, especially in the Southeast Asia region. Indonesia is ranked 5th in Southeast Asia with an achievement score of 69.16%, the calculation of poverty in Indonesia is not in line with SDGs 1 goals because it only emphasizes the monetary dimension. This study used data from 34 provinces in Indonesia for the 2015-2018 period to see the determinants of multidimensional poverty in Indonesia. This study shows that 1) The level of completion of high school education has a significant positive effect on multidimensional poverty in Indonesia, 2) Early marriage has no significant effect on multidimensional poverty in Indonesia, 3) Slums have a significant positive effect on multidimensional poverty in Indonesia.