Kenakalan remaja perundungan merupakan fenomena yang tidak asing di tengah perkembangan pendidikan Indonesia terutama Jogja sebagai Kota Pelajar. SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sebagai SMA favorit Islam yang menjunjung tinggi nilai Islam dan mempunyai visi terciptanya insan lulusan yang berakhlaqul karimah dituntut agar setiap proses pembelajaran tidak terlepas dari nilai-nilai Islam sesuai Al-Quran dan Assunah disisi lain di SMA ini ada beberapa kasus kenakala remaja perundungan yang dihimpun sekolah. Sehingga penelitian ini menghasilkan rumusan masalah yaitu: Apa penyebab kenakalan remaja perundungan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan Apakah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sudah menerapkan nilai-nilai Islam dalam penanggulanganya. Penelitian ini menggunakan metodelogi penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitataif. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Hasil dari penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui faktor penyebab perundungan di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta. 2) Mengetahui macam bentuk-bentuk tindakan perundungan di SMA 1 Muhammadiyah Yogyakarta. 3) Mengetahui peran sekolah dalam upaya menanggulangi tindak perundungan di SMA 1 Â Â Muhammadiyah Yogyakarta dalam sudut perspektif Islam. Hasil penelitian menunjukan bahwa SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta belum sepenuhnya menerapkan nilai-nilai Islam terutama sesuai tafsir QS Al-Hujurat ayat 11 yang menyimpulkan enam indikator dalam menanggulangi tindak perundungan sementara SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta baru menggunakan empat indikator, yaitu berjabat tangan, mengucap salam, senyum terhadap sesama, dan saling menguatkan.
Copyrights © 2023