Self-efficacy pada perawat pelaksana merupakan keyakinan dan kemampuan seorang perawat dalam melaksanakan discharge planning untuk meningkatkan kualitas kesehatan yang secara tidak langung berpengaruh pada keberlanjutan perawatan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidetifikasi faktor determinan self-efficacy perawat pelaksana dan menganalisis faktor yang paling dominan terhadap pelaksanaan discharge planning. Design yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 187 perawat pelaksana yang dipilih melalui simple random sampling dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumennya. Sebelum kuesioner diberikan kepada responden dilakukan uji face validity dan reliability untuk validitas dan reliabilitas kuesioner kemudina baru dilanjutkan dengan penyebaran kuesioner kepada responden. Data dianalsis secara univariat, bivariat dengan uji chi square, dan multivariat dengan uji binary logistic regression. Hasil analisis bivariate variabel burnout (p 0,002) dan self esteem (p<0,001) memiliki pengaruh yang signifikan dalam pelaksanaan discharge planning sedangkan hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa variabel burnout dan self esteem memiliki pengaruh yang paling dominan dalam pelaksanaan discharge planning.
Copyrights © 2023