Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
Vol 8, No 2 (2023): Mei 2023

Perubahan Penggunaan Lahan Kabupaten Simeulue Tahun 2017-2022 menggunakan Metode Maximum Likelihood

Kirana Putri Amalia (Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala)
Yulia Dewi Fazlina (Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala)
Sugianto Sugianto (Program Studi Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala)



Article Info

Publish Date
02 May 2023

Abstract

Abstrak. Penggunaan lahan bersifat dinamis, dapat berubah dari waktu ke waktu. Perubahan penggunaan lahan biasanya disebabkan oleh aktivitas manusia di muka bumi untuk memenuhi kebutuhan lahan untuk activitas kehidupnya, terutama untuk daerah-daerha yang terus mengalami perkembangan pembangunan. Kabupaten Simeulue merupakan daerah yang sedang berkembang, sehingga dalam pembangunannya memerlukan lahan. Perubahan penggunaan lahan dapat diketahui dengan cara melakukan pemetaan perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan penggunaan lahan Kabupaten Simeulue dalam kurun waktu5 tahun (2017-2022) menggunakan metode Maximum Likelihood dengan mengacu pada  sistem klasifikasi Standar Nasional Indonesia Tahun 2014. Hasil penelitian didapat 8 kelas penggunaan lahan Kabupaten Simeulue pada periode 2017-2022. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat disimpulkan perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Simeulue pada tahun 2017-2022 luas perubahan penggunaan lahan terbesar adalah hutan seluas 6.41% (10.010,99 Ha) dan areal perubahan yang kecil adalah Perkebunan yaitu seluas -3,15% (178,59 Ha) dari luas keseluruhan wilayah Kabupaten Simeulue.Changes in Simeulue Regency Land Use in 2017-2022 using the Maximum Likelihood MethodAbstract. Land use is dynamic and subject to change over time. Human activities on earth usually cause changes in land use to meet the needs of their activities on land. Simeulue Regency is a developing area, so it requires land. Land use change can be identified by mapping land use change. This study aims to see land use changes in Simeulue Regency within 5 years (2017-2022) using the Maximum Likelihood Classification method and referring the  2014 Indonesian National Standard classification system standard. The results indicated 8 classes of land use of Simeulue Regency in the 2017-2022 period. From the result, it can be concluded that the land use change in Simeulue Regency in 2017-2022 the largest area of land use change is a forest covering an area of 6.41% (10,010.99 Ha),  and a small area of change is plantations, which is an area of -3.15% (178.59 Ha) of  the total area of Simeulue Regency

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JFP

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) ...