Pembelajaran berbasis proyek selaras dengan konsep pembelajaran yang dicetuskan oleh John Dewey, dimana anak akan mengkonstruksi pengetahuannya secara mandiri dalam proses belajar yang dikemas dalam kegiatan proyek. Saat ini, model pembelajaran berbasis proyek menjadi bagian integral dari kurikulum merdeka dan erat kaitannya dengan konsep merdeka belajar yang memberikan keluwesan belajar pada peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk membahas secara mendalam bagaimana pembelajaran berbasis proyek, khususnya di jenjang PAUD. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan digunakan untuk mengumpulkan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa konsep pembelajaran berbasis proyek menjadi salah satu model pembelajaran yang dapat mendukung konsep “merdeka belajar” pada peserta didik yang dapat menstimulasi bagaimana cara peserta didik berpikir kritis, mandiri, kolaboratif, hingga pada kemampuan memecahkan masalah, sehingga peserta didik akan lebih siap menghadapi tantangan di zamannya dan kehidupan nyata di masyarakat. Proyek Penguatan Pofil Pelajar Pancasila juga menjadi inovasi dalam kurikulum merdeka, mencakup 6 dimensi, meliputi (1) beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia; (2) mandiri; (3) bergotong-royong; (4) berkebinekaan global; (5) bernalar kritis; dan (6) kreatif .
Copyrights © 2023