Motorik halus pada anak memiliki fungsi yang sangat penting untuk perkembangan anak dimasa depannya. Kemampuan anak dalam memindahkan benda dari tangan, mencoret-coret, menyusun balok, menggunting, dan menulis merupakan parameter motorik halusnya berkembang secara oftimal. Namun kenyataannya tidak semua motorik halus siswa di RA Siti Khadijah berkembang secara oftimal. Penggunaan model pembelajaran bermain kolase diharapkan mampu meningkatkan kemampuan motorik halus siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian siswa Raudhatul Atfal (RA) Siti Khadijah sejumlah 22 orang. Teknik pengumpulan datanya menggunakan lembar observasi sementara analisis datanya menggunakan analisis data kualitatif. Hasil penelitian yang telah dilaksanakan memperlihatkan bahwa model pembelajaran bermain kolase dapat meningkatkan motorik halus siswa.
Copyrights © 2022