Pencemaran minyak bumi berpotensi menimbulkan pencemaran ekosistem, tanah, dan air permukaan, karenakandungan hidrokarbonnya. Eksploitasi minyak dan gas bumi yang berlokasi di Desa Wonocolo, KecamatanKedewan, Kabupaten Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur telah dilakukan secara konvensional sejak tahun 1893 danmenimbulkan dampak lingkungan baik abiotik, biotik, maupun sosial. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahuiefektivitas bioaugmentasi dengan Pseudomonas aeruginosa untuk mengurangi konsentrasi Total PetroleumHydrocarbon pada Desa Wonocolo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu eksperimen laboratorium.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bakteri Pseudomonas aeruginosa terbukti efektif dalam remediasi tanahtercemar tumpahan minyak bumi menggunakan metode bioaugmentasi yang dilakukan dengan menggunakan duavariabel yaitu 0,042 mL inokulum bakteri cair per gram tanah dengan tingkat efektivitas 45,72% dan 0,126 mLinokulum bakteri cair per gram tanah dengan tingkat efektivitas 48,69%.Kata Kunci: Pseudomonas aeruginosa; bioaugmentasi; Wonocolo; total petroleum hydrocarbon
Copyrights © 2021