Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI
Vol 3, No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian (Satu Bumi) Ke-III

Analisis Tingkat Kerentanan Air Bawah Tanah terhadap Pencemaran Limbah Cair Home Industry Batik di Desa Wijirejo, Kabupaten Bantul

Shafira Fitriyani (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)
Rr. Dina Asrifah (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)
Andi Sungkowo (Jurusan Teknik Lingkungan, Fakultas Teknologi Mineral UPN “Veteran” Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
26 Nov 2021

Abstract

Home industry batik di Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul memanfaatkan sungai sebagaipenerima limbah cair home industry batik yang tidak diolah terlebih dahulu. Tidak adanya pengelolaan limbah cairhome industry ini menyebabkan air sungai dan air bawah tercemar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuitingkat kerentanan air bawah tanah terhadap pencemaran limbah cair kegiatan home industry batik. Metode yangdigunakan dalam penelitian adalah metode survey dan pemetaan, pengambilan sampel menggunakan metodepurposive sampling, metode matematis serta analisis deskriptif. Mengetahui tingkat kerentanan air bawah tanahmenggunakan metode DRASTIC, dengan 7 parameter berupa kedalaman muka air bawah tanah, curah hujan, jenisakuifer, tekstur tanah, kemiringan lereng, media zona tak jenuh, dan konduktivitas hidrolik. Hasil penelitianmenunjukkan daerah penelitian memiliki kerentanan air bawah tanah yang masuk dalam klasifikasi tinggi denganbobot total sebesar 145, 149, 159 dan 164. Limbah cair home industry batik yang tidak diolah dengan baik dapatmencemari air bawah tanah, karena tingkat kerentanan air bawah tanah yang tinggi.Kata Kunci: DRASTIC; Home Industry Batik; Kerentanan; Pencemaran

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

satubumi

Publisher

Subject

Environmental Science

Description

Prosiding Seminar Nasional Teknik Lingkungan Kebumian SATUBUMI menerima artikel yang berfokus pada : 1. Pengelolaan lingkungan Migas, Panas Bumi, dan Pertambangan 2. Pengelolaan Limbah 3. Energi Baru dan Terbarukan 4. Pengembangan Wilayah 5. Sistem Manajemen Lingkungan Wilayah 6. Pengelolaan Daur ...