JURNAL KAJIAN VETERINER
Vol 11 No 1 (2023): Jurnal Kajian Veteriner

Starch and Aflatoxin B1 Content of Corn Grain with Different Water Content Added with Synthetic Mold Inhibitor

Catootjie Lusje Nalle (Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang)
Max Arthur Julian Supit (Program Studi Teknologi Produksi Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang)
Kial Loka Kurang (Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Kupang)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2023

Abstract

Penggunaan jagung sebagai pakan harus memenuhi standar kualitas kimia yang dipersyaratkan untuk menjamin keamanan pakan. Penggunaan penghambat jamur sintetis merupakan salah satu strategi untuk menghambat pertumbuhan jamur dan produksi metabolit sekunder yang dapat menurunkan kualitas kimia jagung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan amilum (pati) dan aflatoksin B1 (AFB1) jagung kuning pipilan yang terdiri dari tiga level kadar air dan disuplementasi produk anti jamur sintetis. Sejumlah 750 kg jagung kuning pipilan digunakan dalam penelitian ini. Penghambat jamur (PJ) komersial yang digunakan diperoleh dari PT Japfa Comfeed Tbk, Indonesia dengan dosis 450 g/ton jagung. Percobaan dua faktor (Level kadar air: 13, 14 dan 15%; penghambat jamur PJ: -, +) digunakan pada penelitian ini. Hasil uji ANOVA membuktikan bahwa kecuali kandungan pati, interaksi yang signifikan antara LKA dan PJ terhadap kandungan aflatoksin B1 jagung yang disimpan selama 60 hari. Jagung (LKA berbeda dan tanpa PJ) memiliki kandungan AFB1 lebih tinggi dari yang diberi PJ. Simpulannya, penggunaan penghambat jamur efektif menghambat pertumbuhan jamur sehingga produksi aflatoksin B1 dapat ditekan. Penggunaan PJ sintetis tidak mempengaruhi kandungan pati jagung biji selama 60 hari penyimpanan.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

JKV

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Medicine & Pharmacology Public Health Veterinary

Description

Jurnal Kajian Veteriner is a scientific journals was published since May, 2012. This journal used to be sharing information and communication about the result of research at veterinary scoup. Jurnal Kajian Veteriner publish twice a year at Juni and ...