Pengelolaan sampah telah menjadi perhatian utama akibat peningkatan jumlah produksi tiap tahunnya dan berdampak pada peningkatan masalah lingkungan dan kesehatan manusia. Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk sekolah. Sekolah memiliki peranan penting sebagai wadah yang tepat untuk penanaman dan pembentukan karakter peduli sampah sejak dini. Permasalahan kondisi mitra saat ini adalah pengelolaan sampah yang belum optimal. Hal ini disebabkan oleh tingkat pengetahuan siswa terhadap sampah yang masih kurang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan sosialisasi pengurangan dan pemilahan sampah di SMP Plus Murung Pudak. Terdapat 3 metode yang digunakan yakni metode demonstrasi dan audio visual untuk kegiatan pengurangan sampah, metode demonstrasi dan praktik lapangan untuk kegiatan pemilahan sampah, dan metode pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuan siswa. Kegiatan pengurangan sampah yang direkomendasikan adalah penerapan 7R (Reduce, Reuse, Recycle, Rethink , Regift, Repair, dan Refuse). Kegiatan sosialisasi tersebut memiliki manfaat bagi siswa untuk memahami jenis-jenis sampah yang ada di sekitarnya dan langkah apa saja yang dapat dilakukan untuk mengurangi sampah. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini meningkatkan pengetahuan siswa terhadap pemilahan dan pengurangan sampah sebesar 18%.
Copyrights © 2023