Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang merupakan salah satu pondok tertua yang ada di Sulawesi Selatan dan memiliki beberapa tradisi ibadah yang rutin dilaksanakannya dari tahun ke tahun. Salah satu tradisi yang dilaksanakan sejak dahulu sampai sekarang adalah Suju’ Tilawa yang dilakukan dengan membaca surah as-Sajdah. Tradisi ini merupakan amalan yang turun- temurun. Amalan ini adalah sunnah yang termaktub dalam hadis Nabi SAW. Penelitian ini membincangkan aspek praktik tradisi suju’ tilawa dan pemaknaanya. Pelaksanaan Suju’ Tilawa dilakukan dengan membaca surah as-Sajdah pada shalat subuh Jumat yang dilakukan oleh masyarakat yang tinggal di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah Pusat Sengkang. Penelitian ini menggunakan teori living hadis dan teori fenomenologi untuk mengamati prosesi pelaksanaan tradisi suju’ tilawa yang dilakukan pada setiap shalat subuh Jumat di lingkungan Pondok Pesantren As’adiyah serta memahami subtansi dari dalil hadis Nabi SAW digunakan sebagai landasan pengamalan sunnah ini. Adapun praktik Suju’ Tilawa dilakukan dengan membaca surah al- Fatihah dan surah as-Sajdah dan melakukan suju’ tilawa setelah membaca ayat 15 pada surah as-Sajdah. Adapun pemaknaan yang ada di balik pelaksanaan Suju’ Tilawa adalah: 1) meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT; 2) mengamalkan sunnah sesuai dengan yang tertuang di dalam hadis Nabi SAW; 3) melatih keistikamahan; dan 4) melestarikan tradisi lama yang dilakukan oleh para pengasuh Pondok Pesantren As’adiyah terdahulu.
Copyrights © 2023