Penderita TB berisiko mengalami depresi akibat proses pengobatan yang tergolong lama sehingga dapat mempengaruhi kualitas hidup penderita. Peningkatan kualitas hidup dapat dilakukan dengan cara memberikan dukungan keluarga kepada penderita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dan depresi dengan kualitas hidup penderita TB paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Metode penelitian yang digunakan adalah studi cross sectional. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 50 orang dengan metode acak sederhana. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara dukungan keluarga (p=0,000) dan depresi (p=0,000) dengan kualitas hidup penderita tuberkulosis paru di wilayah kerja Puskesmas Sikumana. Diharapkan bagi petugas kesehatan dapat membantu mensosialisasikan kepada keluarga penderita pentingnya kepedulian, memberikan dukungan serta memberikan penanganan pada penderita secara menyeluruh dengan melakukan deteksi gejala depresi secara berkala kemudian diberikan terapi relaksasi agar dapat mencegah terjadinya depresi.
Copyrights © 2023