ABSTRAKSalah satu alasan yang menarik minat konsumen ikan hias adalah kualitas warna ikan hias itu sendiri, sehingga pembudidaya melakukan berbagai upaya untuk menghasilkan ikan hias dengan warna yang cerah. Upaya peningkatan kecerahan warna ikan hias dapat dilakukan dengan pemberian karotenoid tambahan, baik yang tersedia alami maupun sintesis. Salah satu karotenoid alami adalah mikroalga air tawar. Mikroalga dapat ditumbuhkan dengan memberi penambahan pupuk N dan P ke dalam kolam budidaya. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menentukan dosis pupuk efektif dalam menumbuhkan mikroalga yang berdampak terhadap pigmentasi ikan koi. Penelitian dilakukan di Laboratorium Akuakultur Universitas Muhammadiyah Sukabumi menggunakan akuarium berukuran 40x50x60 cm3 dan padat tebar koi 10 ekor per akuarium. Dosis pupuk yang diujikan adalah 0,25 g/L pupuk kandang + 0,6 g/L NPK (A), 0,5 g/L pupuk kandang + 0,3 g/L NPK (B), dan 1,5 g/L pupuk kandang + 1 g/L NPK (C). Pengukuran warna ikan dilakukan dengan memotret bagian tubuh ikan menggunakan ponsel pintar yang telah dilengkapi dengan aplikasi color picker. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan C menghasilkan kecerahan warna tertinggi dengan peningkatan warna mencapai 13,55%. Selain kualitas warna, pertumbuhan bobot dan panjang ikan pada perlakuan C menunjukkan nilai yang lebih besar dibandingkan dengan perlakuan lainnya. Adapun kualitas air pada setiap perlakuan menunjukkan nilai yang tergolong optimum bagi keberlangsungan ikan koi.
Copyrights © 2022