Kumbang beras (Sitophilus oryzae L.) merupakan hama pasca panen yang menyerang bahan simpan beras di pergudangan yang memiliki gejala serangan berupa terdapatnya bekas gerekan pada butir beras. Pemanfaatan ekstrak daun jeruk nipis cukup efektif dalam mengendalikan hama gudang Sitophilus oryzae L. Penelitian dilaksanakan di lahan Labolatorium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Jalan Muchtar Basri No. 3, Glugur Darat II, Kec. Medan Timur dan dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan November 2021. Metode penelitian yang digunakan ialah RAL (Rancangan Acak Lengkap) non faktorial terdiri dari 1 perlakuan yaitu dengan menggunakan ekstrak daun jeruk nipis dan 4 ulangan. Parameter yang dihitung ialah mortalitas Sitophilus oryzae L. dan kerusakan beras dengan hasil praktikum menunjukkan mortalitas Sitophilus oryzae L. tertinggi terdapat pada perlakuan N3 dengan rataan 82,5% dan mortalitas Sitophilus oryzae L. terendah terdapat pada perlakuan N0 dengan rataan 2,5%. Pada kerusakan beras menunjukkan kerusakan beras tertinggi terdapat pada perlakuan N0 dengan rataan 2,26% dan kerusakan beras terendah terdapat pada perlakuan N3 dengan rataan 1,02%. Faktor utama dalam pengendalian Sitophilus oryzae L. adalah pemanfaatan ekstrak daun jeruk nipis.Kata Kunci: Sitophilus oryzae L., Daun Jeruk Nipis, Beras
Copyrights © 2021