Currently the cultivation of plants by means of hydroponics is partly a hobby and some are a necessity. The cultivation of hydroponic plants requires a touch of technology such as the Internet of Things (IoT). This technology is very important in order to get crop yields that have good quality and quantity. The Riyadusalihin Islamic Boarding School currently implements plant cultivation by applying hydroponics, because the activities at the Islamic boarding school are quite dense so that in farming they rely on estimates to regulate the temperature and humidity of the air resulting in failure in hydroponic farming such as vegetables not growing well, lack of quality of the plants vegetables and many vegetables wither and eventually die. The purpose of using IoT in smart farming is one of them in the cultivation of vegetable plants so that they can monitor plants without disturbing the activities of the students and can be controlled remotely so that they can condition or stabilize the temperature and humidity of the air in plants. In this study applying IoT technology using the Blynk application, where this application is one of the advances in information technology which is quite popular among smart phone users because the user interface is quite simple, many features are presented by Blynk and easy to access, with the operating system controlled. with Arduino Nano via ESP 8266 and temperature sensor DS18b20 so that monitoring of plants can be done easily and the plants will grow well by having good quality and quantity and the students can get good nutrition which can be obtained from foods such as these vegetables. Keywords: Android, Hydroponics, IoT, Smart Farming Abstrak Saat ini budidaya tanaman dengan cara hidroponik sebagian menjadi hobi dan ada juga yang menjadi kebutuhan. Dalam budidaya tanaman hidroponik dibutuhkan sentuhan teknologi seperti Internet of Things (IoT). Teknologi ini sangat penting agar mendapatkan hasil tanaman yang memiliki kualitas dan kuantitas yang baik. Pesantren Riyadusalihin saat ini menerapkan budidaya tanaman dengan menerapkan hidroponik, karena kegiatan di pesantren cukup padat sehingga dalam melakukan bercocok tanam dengan mengandalkan perkiraan saja untuk mengatur suhu dan kelembaban udara sehingga mengalami kegagalan dalam bercocok tanam hidroponik seperti sayuran kurang tumbuh dengan baik, kurangnya kualitas dari tanaman sayur serta banyak sayuran yang layu dan akhirnya mati. Tujuan penggunaan IoT pada smart farming ini salah satunya pada budidaya tanaman sayur agar dapat memonitoring tanaman dengan tidak mengganggu aktifitas para santri dan dapat dikendalikan melalui jarak jauh sehingga dapat mengkondisikan atau menstabilkan suhu dan kelembaban udara pada tanaman. Pada penelitian ini menerapkan teknologi IoT dengan menggunakan Aplikasi Blynk, dimana aplikasi ini merupakan salah satu kemajuan teknologi informasi yang cukup populer di kalangan pengguna smart phone karena user interface yang cukup sederhana, banyak fitur yang disajikan oleh Blynk dan mudah di akses, dengan sistem pengoperasiannya dikendalikan dengan Arduino Nano melalui ESP 8266 dan sensor suhu DS18b20 sehingga memonitoring tanaman dapat dilakukan dengan mudah dan tanaman akan tumbuh dengan baik dengan memiliki kualitas serta kuantitas yang baik dan para santri bisa memperoleh gizi yang baik bisa didapat dari makanan seperti sayuran tersebut. Kata kunci: Android, Hidroponik, IoT, Smart Farming
Copyrights © 2023