ABSTRAK WhatsApp dalam beberapa tahun terakhir terus mengalami pertumbuhan dari segi jumlah pengguna dan volume pesan yang diproses. Oleh karena itu sebagai antisipasi terhadap dampak negatif media massa tersebut, lembaga pendidikan selain memberikan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS), serta ketrampilan berfikir kreatif, juga harus mampu membentuk manusia Indonesia yang berkepribadian, bermoral, beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Menurutnya kurangnya pengamalan Islam dalam kehidupan sehari-hari karena kurang sentuhan ulama, keterbelakangan, kemiskinan, pendidikan islam yang masih rendah dan dari faktor eksternal. Islam yang demikian hebat tidak menjadi perilaku keseharian masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuanitatif. Penelitian dilakukan di terhadap siswa sekolah menengah atas yang berada di Kota Jambi pada tahun 2018. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Pendistribusian kuesioner dilakukan dengan cara sharing alamat googleform kepada para siswa melalui aplikasi WhatsApp. Bahwa reponden melaksanakan dan menanamkan nilai-nilai agama melalui media sosial WhatsApp. Sebagaimana di ketahui bahwa sikap penanaman nilai-nilai agama meliputi: nilai I’tiqadiyah, khuluqiyah, dan amaliyah. Aspek nilai-nilai ajaran Islam pada intinya dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu nilai-nilai aqidah, nilai-nilai ibadah, dan nilai-nilai akhlak. Nilai-nilai aqidah mengajarkan manusia untuk percaya akan adanya Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa sebagai Sang Pencipta alam semesta, yang akan senantiasa mengawasi dan memperhitungkan segala perbuatan manusia di dunia. Dengan merasa sepenuh hati bahwa Allah itu ada dan Maha Kuasa, maka manusia akan lebih taat untuk menjalankan segala sesuatu yang telah diperintahkan oleh Allah dan takut untuk berbuat dhalim atau kerusakan di muka bumi ini. Nilai-nilai ibadah mengajarkan pada manusia agar dalam setiap perbuatannya senantiasa dilandasi hati yang ikhlas guna mencapai rido Allah. Pengamalan konsep nilai-nilai ibadah akan melahirkan manusia-manusia yang adil, jujur, dan suka membantu sesamanya. Selanjutnya yang terakhir nilai-nilai akhlak mengajarkan kepada manusia untuk bersikap dan berperilaku yang baik sesuai norma atau adab yang benar dan baik, sehingga akan membawa pada kehidupan manusia yang tenteram, damai, harmonis, dan seimbang. Dengan demikian jelas bahwa nilai-nilai ajaran Islam merupakan nilai-nilai yang akan mampu membawa manusia pada kebahagiaan, kesejahteraan, dan keselamatan manusia baik dalam kehidupan di dunia maupun kehidupan di akhirat kelak. Kata kunci: WhatsApp, media, nilai agama.
Copyrights © 2020