Penelitian ini bertujuan untuk menelaah lebih dalam terkait rendahnya dukungan dan peran keluarga terhadap lansia di kegiatan Posbindu dalam perspektif sosiologi keluarga melalui teori struktural fungsional. Metode yang digunankan yakni deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini ialah dari total keseuruhan dukungan keluarga didapatkan data bahwa hampir sebagian besar dari responden (53,2%) menyatakan dukungan keluarga yang tidak mendukung. Alasan lain, dikarenakan hampir sebagian besar dari responden memiliki pendidikan yang kurang. Berdasarkan teori struktural fungsional. ketika anggota keluarga tidak menjalankan fungsinya dengan baik, tentu akan mengganggu keseimbangan dari keluarga sebagai suatu sistem. Rendahnya dukungan keluarga terhadap lansia dalam kegiatan Posbindu disinyalir tidak berjalannya fungsi sub-sistem sebagai anggota keluarga lansia tersebut.
Copyrights © 2022