Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi serta faktor pendukung dan penghambat kebijakan pendidikan berbasis budaya di SMA Negeri 1 Jetis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian kepala sekolah, tim budaya, dan siswa. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dengan pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian: Implementasi kebijakan pendidikan berbasis budaya tersebut memiliki Standar Perda DIY No.5 Tahun 2011 dan UU No.13 Tahun 2012 dengan tujuan melestarikan nilai-nilai budaya sesuai visi misi sekolah. Sumber daya meliputi kepala sekolah, guru, siswa, karyawan, masyarakat serta sarana prasarana memadai. Karakteristik pelaksana berkomitmen dan bertanggung jawab terhadap tugasnya. Hubungan antar organisasi terjalin dengan koordinasi dan kerjasama. Disposisi implementator tercermin dari karakteristik pelaksana. Kondisi lingkungan saling mendukung. Faktor pendukungnya SDM berkompeten, Sarana prasarana memadai, Banyaknya ekstrakulikuler. Faktor penghambat adalah kurangnya sumber dana, rendahnya kesadaran dan pembiasaan siswa, Covid-19.Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Pendidikan Berbasis Budaya, SMA Negeri 1 Jetis
Copyrights © 2023