Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hubungan kebugaran jasmani dan asupan gizi makro terhadap hasil belajar penjas. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan jenis penelitian korelasional dan pendekatan kuantitatif. Adapun subjek dalam penelitian ini siswa kelas V SDN 01 Surabaya Kecamatan Semparuk Kabupaten Sambas yang berjumlah 18 siswa. Data dikumpulkan dengan teknik tes dan pengukuran TKJI untuk kebugaran jasmani, metode food recall 1x24 jam untuk data asupan gizi makro dan hasil belajar penjas dari daftar nilai siswa. Analisis data dalam penelitian ini dibantu menggunakan aplikasi SPSS 26 untuk mengetahui hubungan variabel. Hasil yang menunjukan nilai signifikan 0,118 > 0,05 dan nilai rhitung 0,381 > rtabel 0,468 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang positif antara kebugaran jasmani siswa dengan hasil belajar penjas. Hasil yang menunjukan nilai signifikan 0,254 > 0,05 dan rhitung 0,284 < rtabel 0,468 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara asupan gizi makro siswa dengan hasil belajar penjas. Hasil penelitian menunjukan nilai signifikansi 0,144 > 0,05 dan rhitung 0,228 < rtabel 0,468 maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan kebugaran jasmani dan asupan gizi makro siswa dengan hasil belajar penjas. Kesimpulan penelitian ini yaitu kebugaran jasmani dan asupan gizi makro tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan hasil belajar penjas pada siswa.
Copyrights © 2023