Penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan praktik GHRM dapat dilihat dari daya tarik seleksi karyawan, termasuk memiliki komitmen terhadap lingkungan. Setelah itu dilakukan evaluasi yang lebih menekankan pada kinerja lingkungan. Selain itu, manajer perusahaan juga mendukung penuh karyawan atas kebijakan kelestarian lingkungan dan dukungan terhadap kompetensi lingkungan. Hasil pengujian juga membuktikan bahwa perusahaan benar-benar memperhatikan produk berlabel ramah lingkungan, termasuk mengurangi penggunaan bahan baku dalam proses pembuatannya. Hal lain dalam pengujian tersebut membuktikan adanya kemitraan organisasi dengan pemasok ramah lingkungan. Hasil penelitian ini memberikan wawasan dan membantu mengembangkan pengetahuan tentang kelestarian lingkungan untuk level manajerial yang mempengaruhi dampak Green Human Resource Management, Green Human Capital dan Green Innovation terhadap Kinerja Lingkungan Melalui Green Human Capital dan Green Innovation. Keempat variabel tersebut dikembangkan menjadi 21 (dua puluh satu) indikator pengukuran. Terdapat 8 (delapan) hipotesis yang diuji untuk menganalisis Kinerja Lingkungan di PT. Mitrakarya Cipta Gemilang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari pengembangan 8 (delapan) hipotesis, terdapat 5 (lima) hipotesis yang didukung oleh pengaruh yang signifikan dan positif; dan terdapat 3 (tiga) hipotesis yang tidak didukung. Dari model yang dihasilkan terbukti bahwa GHRM berpengaruh terhadap Kinerja Lingkungan yang dimediasi oleh Green Human Capital.
Copyrights © 2023