Abstrak: Gambaran Kepatuhan Penggunaan Inhaler KombinasiLABA/LAMA dan Quality of Life Pada Pasien PPOK Kabupaten PringsewuProvinsi Lampung Tahun 2022. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalahpenyakit yang dapat dicegah dan juga dapat diobati yang ditandai dengan adanyagejala gangguan pernapasan yang persisten dan adanya keterbatasan aliran udarayang disebabkan oleh kelainan jalan napas dan atau alveolus biasanya disebabkanoleh paparan yang signifikan terhadap partikel ataupun gas yang berbahaya dandipengaruhi oleh beberapa faktor pejamu. Tingginya tingkat kepatuhan terhadapterapi pada pasien PPOK akan memberikan efek yang baik pada perbaikan quality oflife pasien. Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaaninhaler kombinasi LABA/LAMA dan quality of life pada pasien PPOK. Penelitianmenggunakan deskriptif observasional dengan pendekatan studi cross sectional.Parameter yang digunakan adalah tingkat kepatuhan menggunakan kuesionerMMAS-8 dan quality of life menggunakan kuesioner SGRQ. Pengambilan sampeldilakukan di Klinik Harum Melati dan RSU Wisma Rini Pringsewu Lampung. Didapatkan 200 populasi pasien PPOK yang menggunakan inhaler kombinasi LABA/LAMA. Berdasarkan hasil pada penelitian ini didapatkan tingkat kepatuhan pasien lebih banyak berada pada tingkat kepatuhan tinggi, yaitu sebanyak 98 orang (49%) dan lebih sedikit pada tingkat kepatuhan rendah, yaitu 35 orang (17,5%). Sedangkan berdasarkan tingkat quality of life pasien paling banyak berada pada tingkat quality of life baik, yaitu sebanyak 165 orang (82,5%) dan paling sedikit pada tingkat quality of life tidak baik, yaitu 35 orang (17,5%). Gambaran pasien didapatkan lebih banyak berada pada tingkat kepatuhan tinggi, yaitu sebanyak 98 orang (49%) dan didapatkan paling banyak berada pada tingkat quality of life baik, yaitu sebanyak 165 orang (82,5%).
Copyrights © 2023