Abstrak. Secara yuridis dan faktual pengakuan akan pentingnya pendidikan nonformal tidak diragukan lagi. Masyarakat sebagai stakeholder telah banyak merasakan betapa besar peran pendidikan nonformal dalam meningkatkan kualitas hidup mereka. Kurikulum merdeka saat ini menjadi suatu yang menarik menjadi kajian karena sejak setahun lalu mulai di sosialisaikan dan diterapkan secara bertahap. Namun pemerhait pendidikan lebih fokus pada pendidikan formal. Penelitian ini mengungkap sejauh mana pendidikan nonformal dalam menginplementasikan kurikulum merdeka.dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Implementasi merdeka belajar pada satuan pendidikan nonformal dilaksanakan pada pokja PAUD dan Kesetaraan, dengan meninjau perangkat pembelajaran yang digunakan pelaksanaan pembelajaran. Kemudian dicocokkan dengan Kompetensi di yang harus dicapai oleh peserta didik, setelahnya peserta didik akan mengikuti sepenuhnya rule yang ada; (2) Factor pendukung keterlaksanaan merdeka belajar pada satuan Pendidikan nonformal adalah: 1) memonitoring, 2) mengevaluasi, dari kedua tahapan tersebut akan menentukan berhasil tidaknya program merdeka belakar dilaksanakan. Oleh karena itu perlu dilakukan secara serius, terukur, transparan, dan akuntabel. 3) Peningkatan yang merupakan tahapan ketika standar tercapai kemudian ditingkatkan secara berkala dan berkelanjutan. Namun untuk tahap peningkatan ini biasanya berada pada level kebijakan; (3) Adapun factor penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan merdeka belajar meliputi: 1) proses adaptasi kurikulum dengan program merdeka akan berdampak pada peserta didik dan tutor. Kata Kunci: Pendidikan Nonformal, Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar
Copyrights © 2022