Abstrak. Penelitian ini menelaah tentang implementasi penyelanggaran pendidikan tinggi vokasi selama era pandemi Covid-19. Tujuannya, untuk melihat bagaimana dampak pandemi Covid-19 terdahap penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan di kampus vokasi yang sejatinya harus senantiasa bertemu atau melakukan pelatihan kebugaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kaulitatif, sedangkan pendekatannya adalah fenomenologi. Penelitian ini dilakukan di perguruan tinggi pelayaran, yakni: Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar dan Politeknik Pelayaran Barombong. Adapun waktu hasilnya adalah selama covid-19 pembelajaran di dua instutusi ini tidak berjalan dengan maksimal karena pembelajaran dilakukan secara daring. Sementara perguruan tinggi vokasi diharapkan berfokus pada pengembangan teknis dan praktis. Kebutuhan tersebut membutuhkan keterlibatan langsung: akademik membutuhkan praktik lapangan, sedangkan non-akademik berupa pengembangan karakter taruna yang hanya efektif dilakukkan apabila dilakukan secara langsung. Implikasinya, perguruan tinggi vokasi tidak mampu menghasilkan lulusan yang sesuai dengan kualifikasi pelayaran nasional dan internasional. Kata Kunci: Pendidikan Tinggi Vokasi, Covid-19, Standar Kualifikasi Pelaut
Copyrights © 2022