Tujuan penelitian ini adalah menganalisis kesesuaian pemanfaatan ruang dan daya dukung kawasan budidaya di perairan TNL Wakatobi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif kuantitatif. Data primer budidaya yang dikumpulkan, yakni luas kawasan, kawasan potensial untuk kegiatan budidaya, analisis daya dukung kawasan perairan untuk pengembangan kawasan budidaya. Berdasarkan hasil analisis pemanfaatan ruang budidaya, diperoleh gambaran ruang pesisir yang dapat dimanfaatkan untuk lokasi budidaya perikanan, terdiri dari budidaya rumput laut, kepiting, teripang, ikan (kerapu, sunu, kuwe) dan lobster dengan sistem Karamba Jaring Apung. Lokasi–lokasi tersebut tersebar di Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia dan Binongko. Berdasarkan hasil analisis spasial, diperoleh kawasan peruntukan pemanfaatan lahan budidaya yang terdiri atas kawasan perikanan budidaya rumput laut, budidaya ikan menggunakan KJA/KJT, KJA offshore dan KJA Minawisata, serta kawasan budidaya teripang dan tiram mutiara yang akan digunakan untuk pengembangan kawasan budidaya perikanan di Kabupaten Wakatobi dengan total luas kawasan potensial dan efektif masing-masing mencapai 4.753.617 ha dan 2.812.172 ha. Kata kunci: budidaya laut, daya dukung, pemanfaatan ruang, taman nasional laut, Wakatobi.
Copyrights © 2023