National Multidisciplinary Sciences
Vol. 2 No. 3 (2023): Proceeding SEMARTANI 2

Multiplikasi Tunas in vitro Sukun Bone (Artocarpus altilis (Park.) Fosberg) pada Media WP dengan Penambahan Sitokinin dan Adenin Sulfat

Betalini Widhi Hapsari (Pusat Riset Rekayasa Genetika Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN)
Dyah Retno Wulandari (Pusat Riset Rekayasa Genetika Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN)
Deritha Ellfy Rantau (Pusat Riset Rekayasa Genetika Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN)
Erwin Al Hafiizh (Pusat Riset Rekayasa Genetika Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN)
Andri Fadillah Martin (Pusat Riset Rekayasa Genetika Organisasi Riset Hayati dan Lingkungan BRIN)



Article Info

Publish Date
31 May 2023

Abstract

Sukun Bone (Artocarpus altilis (Park.) Fosberg) dikenal juga dengan nama Bakara, berasal dari Kabupaten Bone Sulawesi Selatan yang merupakan salah satu jenis sukun unggul. Tanaman ini termasuk ke dalam family Moraceae dan genus Artocarpus (Nangka-nangkaan). Manfaat utama tanaman ini adalah sebagai sumber karbohidrat (buah) dan bahan obat (daun). Kultur tunas in vitro Sukun Bone dilakukan sebagai upaya perbanyakan secara cepat dan konservasi plasma nutfah. Tahap inisiasi kultur, pemanjangan tunas, dan perakaran sudah dapat dilakukan tetapi perbanyakan tunas secara massal (scale up) untuk produksi bibit masih menjadi kendala. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui respon pertumbuhan tunas in vitro Sukun Bone pada media perbanyakan massal yaitu media dasar WP dengan penambahan beberapa jenis sitokinin yaitu Benzil Amino Purin (BAP), Kinetin dan Tidiazuron (TDZ), serta Adenin Sulfat. Media perlakuan yang digunakan adalah media WP tanpa penambahan ZPT sebagai kontrol, WP + 2 mg/L BAP, WP + 2 mg/L BAP + 3 mg/L Kinetin, WP + 2 mg/L BAP + 0,4 mg/L TDZ, WP + 2 mg/L BAP + 2 mg/L Adenin Sulfat. Rancangan perlakuan menggunakan rancangan acak lengkap 1 faktor dengan 6 ulangan dari tiap perlakuan. Eksplan yang digunakan berupa tunas pucuk dengan tinggi 1,5 – 2 cm dan memiliki ± 3 buku. Pengamatan dilakukan setiap minggu selama 8 minggu dengan parameter pengamatan berupa tinggi tunas, jumlah daun, jumlah tunas dan jumlah buku. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah jenis media perlakuan yang berpotensi menghasilkan tunas paling banyak adalah media WP + 2 mg/L BAP + 3 mg/L Kinetin, yang menghasilkan rata-rata 5 tunas/eksplan dan dapat mencapai 8 tunas/eksplan dalam waktu 8 minggu. Respon lain yang tampak berbeda dari masing-masing media perlakuan adalah tunas tampak memiliki daun yang lebih besar pada media WP + 2 mg/L BAP + 2 mg/L Adenin Sulfat.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

nms

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Computer Science & IT Education Social Sciences

Description

Discover the diverse processes in National Multidisciplinary Sciences, with prospective papers from researchers and Community Service who are productive in their respective fields. Research and service reports support study demonstrations in current trends in society and observations through field ...