Salah satu faktor keberhasilan dalam edukasi matematika adalah kemampuan anak didik dalam memecahkan masalah matematika. Situasi saat ini adalah bahwa anak didik masih belum mampu memecahkan masalah terkait matematika. Sistem pelaksanaan edukasi terpadu dengan media edukasi menuntut anak didik untuk mampu memecahkan masalah matematika. Tujuan dari riset ini ialah dalam rangka upaya mengidentifikasi dampak serta pengaruh dari penggunaan sistem pelaksanaan edukasi problem based learning (PBL) berbantuan media animasi terhadap pemecahan masalah numerik dan statistika dasar anak didik. Riset ini dilakukan di SMPN 2 Rantau Selatan. Metode riset yang dimanfaatkan adalah quasi experiment sedangkan desain riset yang dimanfaatkan adalah post-test only control group design. Subjek penelitian adalah seluruh anak didik kelas IX dan sampel yang dimanfaatkan adalah kelas IX2 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX3 sebagai kelas control. Teknik simple random sampling digunakan dalam pengambilan sample. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis data statistik deskriptif dengan menggunakan instrumen angket dan tes. Berdasarkan hasil data riset diketahui bahwa rata-rata postes matematika di ruang eksperimen adalah 72,75 dan rata-rata postes matematika di ruang kontrol adalah 47,47. Anak didik menanggapi penerapan model pendidikan sebagai masalah dengan skor rata-rata 78,13. Sedangkan rata-rata respon anak didik terhadap media animasi adalah 78,7.
Copyrights © 2023