Seseorang yang melakukan kejahatan dengan melanggar norma dan nilai yang berlaku maka akan mendapatkan sanksi dengan menjalani hukuman di dalam penjara dalam kurun waktu sesuai dengan kejahatan yang dilakukan. Salah satunya kejahatan penyalahgunaan narkoba. Hal itu berlaku bagi narapidana kasus narkoba yang baru berada di Lembaga Pemasyarakatan. Kehidupan yang baru dan serba terbatas membuat narapidana perlu adanya penyesuaian diri dengan lingkungan, aturan dan narapidana lain. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah empat subjek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri narapidana baru kasus narkoba yang ada di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Klaten. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa terdapat dua subjek dapat menyesuaikan diri dengan cukup baik. Sedangkan dua subjek lainnya mengalami kesulitan dalam penyesuaian diri. Hal utama yang mempengaruhi penyesuaian diri adalah hubungan individu dengan lingkungan.
Copyrights © 2023