Claim Missing Document
Check
Articles

Anak Homeschooling: Studi Pada Keluarga Pelaku Homeschooling Khairi, Alfin Miftahul; Rahayu, Dewi Sri
SHAHIH: Journal of Islamicate Multidisciplinary Vol 3, No 2 (2018)
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/shahih.v3i2.1379

Abstract

Homeschooling can be an alternative to education in addition to existing formal education. Because of children learn everything, they must be controled and supervised by parents. Family must have a strong commitment in carrying out them. This research is a phenomenological approach focused on discussing the phenomenon of homeschooling. The purpose of this study was to find out the learning methods used in the learning process and the results obtained from the learning process through homeschooling. Data collection uses the method of observation, interviews and documentation. Data analysis used descriptive qualitative method and data validity was done by triangulation. The results are in the behavioristic approach, children love the learning process because it is fun and can be anywhere. Cognitively, children can adjust their ability to learn. In humanistic children they are aware of the conditions and environment around them. 2) Learning Outcomes show children's progress in cognitive, affective and psychomotor.
Optimalisasi Peran Orang Tua Dalam Memahami Remaja Generasi Milenial Ernawati, .; Fadillah, Galih Fajar; khairi, Alfin Miftahul
Wacana Vol 12, No 1 (2020)
Publisher : UNS Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13057/wacana.v12i1.168

Abstract

Abstrak: Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya relasi yang kurang harmonis antara orang tua dan anak, hal tersebut berdampak signifikan pada sekat emosional yang ada. Terlebih lagi tantangan dalam memahami remaja generasi milenial masa kini. Orang tua sebagai orang yang pertama kali dikenal oleh remaja hendaknya dapat menjadi teladan yang baik, memberikan dukungan pada remaja serta diharapkan orang tua dapat memahami remaja, tidak hanya kebutuhan fisik tentunya namun kebutuhan psikologis dan kebutuhan agama. Kasus-kasus yang beredar di media surat kabar dan media online saat ini sungguh sangat memprihatinkan. Tidak jarang orangtua dengan tega bertindak kasar, bahkan sampai menghabisi nyawa buah hatinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang optimalisasi peran orang tua dalam memahami remaja generasi milenial. Penelitian ini bersifat kualitatif terapan (applied qualitative research) dan menggunakan pendekatan Interpretative Phenomenology Analysis (IPA), teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan obersvasi serta dokumentasi. setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya optimalisasi peran orang tua dalam memahami remaja generasi milenial. Optimalisasi peran orang tua dikelompokkan dalam 4 kategori yaitu optimalisasi dalam peran pemenuhan kebutuhan ekonomi, fisik, psikologis, dan agama.Kata kunci : peran orang tua, generasi milenial
Konseling Individual dengan Teknik Motivational Interviewing untuk Menangani Penyesuaian Sosial pada Remaja Tindak Pidana Pencurian di Yayasan Sahabat Kapas Karanganyar Swastika Rizki Nareswari; Alfin Miftahul Khairi; Ahmad Nafi’
Konseling Edukasi : Journal of Guidance and Counseling Vol 4, No 1 (2020): Konseling Edukasi: Journal Of Guidance and Counseling
Publisher : IAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/konseling.v4i1.7362

Abstract

Individual Counseling with Motivational Interviewing Techniques to Deal with Social Adjustments in Adolescent Criminal Theft in Yayasan Sahabat Kapas Karanganyar. This study aims to determine the process of individual counseling services with Motivational Interviewing Techniques to deal with social adjustment in adolescent criminal acts of theft at the Sahabat Kapas Karanganyar Foundation. The research method uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques using interviews, observation, and documentation. The results showed that individual counseling with Motivational Interviewing Techniques would be maximized by implementing four principles to deal with social adjustmentKeywords: Individual Counseling, Motivational Interviewing, Social Adjustment
Layanan Konseling Behavioral dengan Teknik Self-Management di Rumah Pelayanan Sosial Anak Pamardi Siwi Sragen Ardian Kusuma Putra; Alfin Miftahul Khairi
Transformatif : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.167 KB) | DOI: 10.22515/tranformatif.v1i1.2709

Abstract

Adolescence is a childhood full of play that enters the age of maturity and requires maximum responsibility. During this period, there is an emotional upgrowth that is accompanied by a growing physical and psychic. Therefore, emotional intelligence is needed for teenagers, one of which is in the Pamardi Siwi Sragen Child social Service house. The purpose of this community servicesis to know the process of behavioral counseling with self management techniques to overcome low emotional intelligence in orphans in adolescent youth at the Pamardi Siwi Sragen Child social Service house. The process of behavioral counseling with self management techniques at the Pamardi Siwi Sragen Children's social service house, there are stages of behavioral counseling with self management techniques such as assesment, treatment In the form of motivation and implementation of self management techniques, and the last entered into the CC (case conference) stage. But there is inconsistency between the process of implementing self management techniques in the field with the theory used by researchers.   
OPTIMALISASI FUNGSI LABORATORIUM KONSELING SEBAGAI PENUNJANG KOMPETENSI MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM Zaini Mufidah; Muh. Wasith Achadi; Alfin Miftahul Khairi
Al-Isyraq: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam Vol 5, No 2 (2022): September
Publisher : PABKI (Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/alisyraq.v5i2.186

Abstract

The aim of this research is to provide an ideal picture of a counseling laboratory so that its use is more optimal. This research method uses qualitative methods. The research location is the Counseling Laboratory, Islamic Guidance and Counseling Study Program, Faculty of Ushuluddin and Da'wah, UIN Raden Mas Said Surakarta. The results of this research show that the condition of the Counseling Laboratory is quite optimal in its development and use to develop students' abilities in theoretical and practical da'wah activities that prioritize Islamic values in the counseling process. However, it still needs to be maximized in terms of funding and infrastructure, and all activities carried out must be documented neatly and completely, so that the function and benefits of the Counseling Laboratory as a place to hone student competencies in the field of counseling can be used optimally.
Rehabilitasi Sosial dalam Pengembangan Self-Efficacy pada Disabilitas Netra Siti I'anatun Nafi'ah; Alfin Miftahul Khairi
Ghaidan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam dan Kemasyarakatan Vol 7 No 1 (2023): Ghaidan Jurnal Bimbingan Konseling Islam & Kemasyarakatan
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/ghaidan.v7i1.17011

Abstract

ABSTRAC:Everyone who has a visual impairment either totally or vaguely is called a blind person. Visual impairment causes blind people to have less motivation, are unsure of their abilities and are pessimistic about life. This makes the self-efficacy of blind people tend to be low. From this, blind persons are entitled to special treatment as regulated in Law no. 4 of 1997 article 6 namely social rehabilitation. Social rehabilitation is a program designed to improve physical, psychological and social disabilities. This study aims to determine social rehabilitation in the development of self-efficacy for visual sensory disabilities at RPS Bhakti Candrasa. This study uses a qualitative approach with a case study research method. The data collection is done by observation, interviews and documentation. The subjects in this study were 6 beneficiaries of RPS Bhakti Candrasa. The results in this study indicate that the process of the vocational guidance service program (ADL, Brille literacy, massage) and mobility orientation begins by introducing some basic theories which are grouped according to ability. In addition, social rehabilitation shows that it can develop self-efficacy for disabled blind RPS Bhakti Candrasa which is proven by the achievement of aspects of self-efficacy.
Bimbingan Kelompok Dengan Media Permainan Finger Painting Dalam Mengembangkan Interaksi Sosial Anak Berkebutuhan Khusus Indah Novita; Alfin Miftahul Khairi
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 6 No 1 (2023): GUIDING WORLD ( JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING )
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v6i1.1085

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan media permainan finger painting dalam mengembangkan interaksi sosial anak berkebutuhan khusus. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diperoleh dengan wawancara semistruktur, observasi partisipan dan dokumentasi. Dalam menentukan subjek menggunakan purposive sampling, adapun subjek dalam penelitian ini yaitu tiga pengajar. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan, sedangkan dalam menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian layanan bimbingan kelompok dengan media permainan finger painting dilaksanakan melalui 4 tahapan yaitu pembentukan, peralihan,kegiatan dan pengakhiran.Pelaksanaannya dilakukan selama 4x pertemuan dan terlihat bahwa interaksi sosial ABK berkembang dengan baik setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan media permainan finger painting. Hal ini dapat dilihat dari terpenuhinya dua aspek interaksi sosial yaitu adanya kontak sosial dan komunikasi. Seperti yang terlihat pada peserta didik JNA, JH dan ALA yang menunjukan kemampuan memanggil temannya, mampu bertanya kepada teman maupun pengajar dengan baik, dan mampu mengungkapkan perasaan.
Self-Adjustment Narapidana Baru Kasus Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Klaten Andrianingsih Andrianingsih; Alfin Miftahul Khairi
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 5, No 1 (2023): AL-IRSYAD: JURNAL BIMBINGAN KONSELING ISLAM
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/bki.v5i1.7609

Abstract

Seseorang yang melakukan kejahatan dengan melanggar norma dan nilai yang berlaku maka akan mendapatkan sanksi dengan menjalani hukuman di dalam penjara dalam kurun waktu sesuai dengan kejahatan yang dilakukan. Salah satunya kejahatan penyalahgunaan narkoba. Hal itu berlaku bagi narapidana kasus narkoba yang baru berada di Lembaga Pemasyarakatan. Kehidupan yang baru dan serba terbatas membuat narapidana perlu adanya penyesuaian diri dengan lingkungan, aturan dan narapidana lain. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah empat subjek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penyesuaian diri narapidana baru kasus narkoba yang ada di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Klaten. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa terdapat dua subjek dapat menyesuaikan diri dengan cukup baik. Sedangkan dua subjek lainnya mengalami kesulitan dalam penyesuaian diri. Hal utama yang mempengaruhi penyesuaian diri adalah hubungan individu dengan lingkungan. 
PENGARUH KONSELING TEMAN SEBAYA TERHADAP HOPELESSNESS SANTRIWATI REMAJA AWAL Mila Rosyta Noor Awalin; Alfin Miftahul Khairi
Hudan Lin Naas: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 4, No 1 (2023): Jurnal Hudan Linnaas Vol 4 No. 1, 2023
Publisher : Al-Amien Prenduan for Islamic Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/hudanlinnaas.v4i1.999

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Hopelessness atau keputusasaan yang dialami oleh santriwati remaja awal yang perlu mendapat penanganan, karena hopelessness yang dialami santriwati membuat mereka mengalami gangguan tidur, hilangnya rasa percaya diri dan nantinya akan mengganggu performa fungsi psikologis yang akan menghambat aktivitas sehari hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konseling teman sebaya terhadap hopelessness santriwati remaja awal di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif jenis pre-experimental, dengan desain One Group Pretest and Posttest Design. Teknik penentuan subjek menggunakan random purposive sampling berjumlah 39 subjek. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner/angket, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS versi 22. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo.Hasil uji hipotesis diketahui nilai sig. (2-tailed) adalah 0,006. Jika 0,006 < 0,05 maka Ho ditolak. Jadi dapat disimpulkan bahwa konseling teman sebaya berpengaruh terhadap hopelessness santriwati remaja awal di Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo.
Blended Learning: Strategi Meningkatkan Kualitas Perkuliahan dengan Aplikasi Google Meet pada Mahasiswa Prodi Bimbingan dan Konseling Islam M. Zainul Arifin; Sabarudin Sabarudin; Alfin Miftahul Khairi; Dewi Lestariningsih
JEID: Journal of Educational Integration and Development Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Education Mind Based Development Association

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55868/jeid.v2i2.129

Abstract

The purpose of this study was to improve the quality of learning in activating and motivating students with the blended learning model. This research was conducted with an action approach in a collaborative manner with civil servants and students. The type of research used in this research is development research using a qualitative approach. Data were obtained using observation techniques with the aim of knowing the actual conditions in the field, interview techniques were carried out by researchers with lecturers and students to find out the implementation of activities during the course of the activity, and questionnaires, namely the lecture quality questionnaire using the google meet application. The number of questions consists of 10 multiple choice items followed by all of BKI students 5th grade  C.  The results showed that lectures with the blended learning model with the google meet application could improve the quality of lectures for Islamic guidance and counseling students. students are more active when lectures take place, mastery of the material is better and more confident in conveying opinions. Therefore, the Google Meet application by providing gradual actions is considered very useful to support the implementation of blended learning.