Uji iritasi primer merupakan upaya standarisasi sediaan topikal terutama keamanan penggunaannya. Ekstrak Etanol Daun Rambusa (EEDR) diformulasikan sebagai krim antiradang yang memenuhi standar fisik, sehingga harus diuji keamanannya sebelum diajukan ke uji klinis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah krim antiinflamasi EEDR dapat mengiritasi kulit hewan uji. Penelitian merupakan penelitian eksperimental dengan cara memaparkan krim EEDR pada kulit kelinci albino (Oryctolagus cuniculus) yang telah diinsisi dan tidak diinsisi dan diamati selama 3 x 24 jam untuk menghitung skor iritasi. Penelitian menunjukkan bahwa krim antiradang EEDR memiliki indeks iritasi primer yang masuk dalam kategori kurang mengiritasi atau tidak mengiritasi (<2).
Copyrights © 2023