Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menguji data-data empirik terkait banyaknya Malaikat yang turun ke bumi pada Lailatulqadar terhadap perubahan: suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin dan intensitas matahari serta kondisi matahari terbit (sekalipun dari lokasi lain) melalui pendekatan sains modern, bukan lagi yang dirasakan anggota tubuh masing-masing orang yang mengakibatkan tingginya subjektivitas. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yaitu: data suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin dan intensitas matahari di daerah Jakarta (Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur) yang didapatkan dari Badan Meteorologi dan Geofisika /BMKG dan juga data dari aplikasi berbayar Accuweather Jakarta. Sampel penelitian sebanyak 5 wilayah se DKI Jakarta pada Ramadan 1443 H, yakni dari 03 April 2022 sampai 01 May 2022. Variabel: suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin dan intensitas cahaya matahari yang diuji dengan metode Mann Whitney. Analisis pengolahan dari metode Mann Whitney tersebut, yakni uji normalitas data menunjukkan tidak normal, kurang dari 0,05.
Copyrights © 2023