Analisis stabilitas lereng dalan rekayasa geoteknik akan selalu diikuti perkembangan dalam bidang mekanika tanah. Masalah stabilitas lereng disebabkan karena adanya gangguan keseimbangan lereng tersebut. Keruntuhan lereng sering diakibatkan karena meningkatnya tegangan geser suatu massa tanah atau menurunnya kekuatan geser suatu massa tanah. Tujuan utama dari analisis kestabilan lereng adalah untuk mendapatkan nilai faktor keamanan. Berdasarkan SNI 8460-2017 nilai faktor keamanan yang diambil adalah 1,5 dengan memperhatikan biaya dan konsekuensi dari kegagalan lereng dengan tingkat ketidakpastian kondisi analisis. Hasi dari analisis kestabilan lereng ruas jalan Tarempa – Rintis STA 07+800 pada kondisi awal didapatkan faktor keamanan sebesar 1,183 pada kondisi tanah jenuh, sehingga diperlukan penanganan pada lereng agar tidak terjadi kelongsoran yang menyebabkan terganggunya arus lalu lintas. Perkuatan shotcrete menjadi metode yang dipilih sebagai proteksi kestabilan lereng yang mendapatkan nilai faktor keamanan sebesar 1,730 dalan kondisi jenuh setelah dilakukan analisis dengan program Plaxis.
Copyrights © 2023