MODELING: Jurnal Program Studi PGMI
Vol 10 No 2 (2023): Juni

Dimensi Personal Seorang Mahasiswa tentang Kode Etik Mahasiswa UINSU Medan

Army Fahita Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan)
Ira Suryani (Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan)
Azmi Oktari Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan)
Fitri Ana Daulay (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan)
Mutiara Indah Kharisma (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan)
Wafi Harahap (Universitas Islam Negeri Sumatra Utara, Medan)



Article Info

Publish Date
26 Jun 2023

Abstract

Ada kesamaan antara etika dan akhlak dalam pendekatannya, namun dalam perjalanannya, akhlak atau moralitas dipandang sebagai penghalang tercapainya suatu tujuan, sedangkan etika adalah pemerhati sistem yang berlaku. Sistem nilai digunakan oleh beberapa golongan, antara lain golongan keluarga, golongan dunia/sekolah, dan golongan masyarakat pada umumnya. Anggota masyarakat dibentuk untuk membantu masyarakat memahami dan menggunakan sistem yang baru. Juga di ruang kelas, sejumlah institusi akademik mengajarkan ikut dan menerapkan sistem yang unik di kelas, seperti dosen, karyawan, dan mahasiswa. Etika tidak memiliki guru sebagai mahasiswa, tetapi memiliki akademi. Ada asas atau asas yang melampaui alam kampus. Ada kode etiologi yang tidak dapat ditemukan di perguruan pertama. Jika ini dilakukan, seseorang akan menjadi anggota komunitas akademik. Masalah khusus ini adalah apa yang penulis hadapi di belakang. Selain itu, siswa bersosialisasi dalam masa transisi berlandaskan etika dan nilai.

Copyrights © 2023