Prestasi belajar matematika yang rendah dapat disebabkan oleh kurang efektifnya proses pembelajaran. Faktor-faktor penyebabnya dapat berasal dari siswa, guru, motivasi yang rendah, kinerja guru yang kurang baik, kurangnya fasilitas dan sumber belajar yang memadai, serta ketidaksesuaian antara kemampuan siswa dan cara penyampaian materi. Untuk mewujudkan pernyataan tersebut, guru matematika perlu berusaha secara konsisten dalam mengajarkan siswa. Proses pembelajaran dirancang sedemikian rupa agar siswa terlibat secara aktif, baik secara mental maupun fisik, dalam pembelajaran matematika. Salah satu model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif adalah pembelajaran kooperatif. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar siswa, terutama pada materi pertidaksamaan linier satu variabel, dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe TAI di SD IT AL HASANAH. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Berdasarkan data dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa penerapan kooperatif tipe TAI dalam proses pembelajaran dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas V SD IT AL HASANAH pada materi pertidaksamaan linier satu variabel. Hal ini terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan nilai dari setiap siklus. Pada siklus I, tingkat ketuntasan belajar klasikal mencapai 62,5%, dan meningkat menjadi 81,25% pada siklus II. Dengan demikian, terjadi peningkatan sebesar 18,75% dalam tingkat ketuntasan klasikal antara siklus I dan siklus II.
Copyrights © 2023