Latar Belakang: Dismenore adalah nyeri haid yang disebabkan oleh pelepasan prostaglandin yang berlebihan. Ini meningkatkan kontraksi rahim, yang menyebabkan rasa sakit saat menstruasi. Apabila dismenore tidak ditangani, dapat mengakibatkan terganggunya seorang perempuan yang sedang mengalaminya. Oleh karena itu, perlu dilakukan pendidikan kesehatan tentang dismenore. Dengan menggunakan media sosial seperti Instagram, semua orang dapat mengakses materi dari pendidikan kesehatan tentang dismenore. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media sosial Instagram menjadi media edukasi terhadap peningkatan pengetahuan tentang dismenore. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian menggunakan kuantitatif pendekatan studi intervensi/studi eksperimen, dengan metode pre eksperimental dan perencanaan yang digunakan adalah one group pretest dan posttest design dengan jumlah sampel 68 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran lembar kuesioner. Hasil: Penelitian ini menggunakan uji non parametrik yaitu uji Wilcoxon didapatkan hasil signifikan p0.001. Simpulan: Berarti terdapat pengaruh pendidikan kesehatan berbasis media sosial Instagram (Social Media Campaign) tentang dismenore terhadap tingkat pengetahuan remaja putri di SMA Negeri X.
Copyrights © 2023