Ikan nila merupakan sumber protein hewani yang mudah mengalami kerusakan. Oleh sebab itu perlu upaya pengolahan, salah satunya dengan menjadikan fillet ikan yang diberi bumbu kuning lalu dikeringkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsentrasi bumbu kuning dan lama pengeringan terhadap kualitas fillet ikan nila. Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan menggunakan dua faktor yaitu konsentrasi bumbu kuning (50%, 60%, 70%) dan lama pengeringan (5 jam, 6 jam, 7 jam), dan setiap perlakuan diulang tiga kali. Uji DMRT digunakan untuk menguji perlakuan yang berpengaruh nyata. Parameter yang diukur meliputi aktivitas air (Aw), kadar lemak, kadar protein, kadar air, total mikroba dan uji organoleptik (warna dan aroma) menggunakan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi bumbu kuning 70% dan lama pengeringan 7 jam menghasilkan fillet ikan nila bumbu kuning dengan kualitas aktivitas air (Aw) 0,836, kadar air 53,843%, kadar protein 32,873%, kadar lemak 4,249% dan total mikroba 5,145 log CFU/gr.
Copyrights © 2023