Selama lebih dari dua tahun, penduduk Indonesia berada dalam situasi yang sangat kritis akibat dampak dari penyakit Corona virus Disease 2019 atau lebih dikenal dengan COVID-19. Minimnya kesadaran masyarakat tentang cara pencegahan COVID-19 menyebabkan masyarakat Indonesia mengalami dampak yang tidak konsisten di berbagai bidang kehidupan. Begitu juga untuk usaha kecil dan menengah yang memiliki banyak pembatasan di tempat mereka selama COVID untuk menjaga kelangsungan bisnis. Salah satu tempat yang terdapat beberapa UMKM adalah pasar LARANGAN SIDOARJO. Banyak pedagang telah memutuskan untuk tutup karena pandemi COVID. Namun setelah melewati adanya pandemi, para pedagang UMKM memulai usahanya dengan strategi baru. Karena di masa new normal, akan banyak perubahan yang terjadi di berbagai bidang, terutama terkait pemasaran di pasar. Namun, di era New Normal ini bisa dijadikan angin segar untuk memulai pengembangan usaha, bahkan saat mereka menyusun strategi baru untuk beradaptasi dengan kondisi yang berlaku atau New Normal. Di era new normal juga banyak pesaing, terutama persaingan dengan perkembangan teknologi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi resiliensi umkm past COVID terutama pada pasar LARANGAN SIDOARJO. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitaif dengan analisis data, observasi lapangan, dan wawancara.
Copyrights © 2023