Proses pencampuran merupakan proses yang penting dalam pembuatan suatu produk, salah satunya adalah pada proses pembuatan kulit sintetis. Proses pencampuran pada pembuatan kulit sintetis bertujuan untuk mencampurkan bahan baku yang berupa resin dengan baha n aditifnya seperti filler, stabilizer ,plasticizer dan lain lain. Proses pencampuran dilakukan menggunakan mixer. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan mixer yang memiliki spesifikasi berbeda. Adapun mixer yang digunakan adalah Hand Mixer Miyako SM-625 dengan Overhead Mixer IK RW 20.Kedua mixer ini memiliki perbedaan dari kecepatan dan tipe agitatornya. Dari hasil penelitian secara organoleptis kulit sintetis yang dihasilkan dari proses pencampuran menggunakan kedua mixer ini tidak ada perbedaan. Tetapi hasil uji fisis menunjukkan nilai kuat tarik, kemuluran dan kuat sobek lebih tinggi pada penggunaan Overhead sintetis tetapi untuk memperoleh hasil pengujian yang terukur penggunaan Overhead Mixer IK RW 20 lebih disarankan dilihat dari selisih masing -masing parameter uji fisisnya.Mixer IK RW 20. Hal ini menunjukkan bahwa kedua mixer dapat digunakan pada pembuatan kulit
Copyrights © 2023