Widyaparwa
Vol 51, No 1 (2023)

MELACAK JEJAK SUBJEK YANG BERGERAK DALAM NOVEL JAWA MODERN

Wiwien Widyawati Rahayu (FIB UGM)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2023

Abstract

 Demands for equality between women and men experience dynamics along with the times. The discussion is no longer how the difference is sharpened. Still, instead the different is a part that must be positioned because it is also an important entity in human life. Efforts made by Javanese literary authors to respond to these situations and conditions by moving the subject in the works they construct. In this regard, this study aims to find out the background, forms of expression, and reasons for the subject's movement, as well as what kind of strategy the author chooses to realize his work. A qualitative descriptive research design was applied using intersections between Luxemburg focalization theory and Lacanian psychoanalysis within the framework of the concept of gender between waves. The results of this study indicate that the movement of the subject is influenced by the accumulation of the author's awareness building based on the ability to perceive the surrounding phenomena directly or indirectly. The author expresses this awareness through the focalization of the characters he builds. The strategy applied is to provide a choice of attitude offers, namely to bring up The Real as a goal that must be followed up as well as imaginative hopes through symbolization.Tuntutan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki mengalami dinamika seiring dengan perkembangan zaman. Diskusi tidak lagi bagaimana yang berbeda itu dipertajam, tetapi justru yang berbeda itu sebagai bagian yang harus diposisikan karena juga merupakan entitas penting dalam kehidupan manusia. Upaya yang dilakukan pengarang sastra Jawa  untuk menjawab situasi dan kondisi tersebut dengan melakukan pergerakan subjek dalam karya yang dibangunnya. Sehubungan hal itu, penelitian ini bertujuan mengetahui latar belakang, bentuk ekspresi, dan alasan bergeraknya subjek, serta strategi seperti apa yang dipilih pengarang untuk mewujudkan karyanya. Desain penelitian deskriptif kualitatif diterapkan dengan menggunakan interseksi antara teori fokalisasi Luxemburg dan psikoanalisis Lacanian dalam bingkai konsep gender antargelombang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bergeraknya subjek dipengaruhi oleh akumulasi bangunan kesadaran pengarang berdasar pada kemampuan menangkap fenomena di sekitarnya secara langsung maupun tidak langsung. Pengarang mengekspresikan kesadarannya tersebut melalui fokalisasi tokoh yang dibangunnya. Strategi yang diterapkan dengan memberikan pilihan tawaran sikap, yaitu memunculkan Yang Real sebagai tujuan yang harus ditindaklanjuti maupun harapan yang imajinatif melalui simbolisasi.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

widyaparwa

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal Widyaparwa memublikasi artikel hasil penelitian, juga gagasan ilmiah penelitian (prapenelitian) yang terkait dengan isu-isu di bidang kebahasaan dan kesastraan Indonesia dan ...