Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh partisipasi masyarakat, akuntabilitas dan transparansi kebijakan publik terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah dengan sistem pengendalian intern sebagai variabel moderasi di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pinrang. Metodologi:Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data primer yang dikumpulkan melalui survei kuesioner secara langsung. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda dan analisis regresi moderating dengan pendekatan nilai selisih mutlak. Analisis regresi linear berganda untuk hipotesis partisipasi masyarakat, akuntabilitas dan transparansi kebijakan publik terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Analisis regresi linear berganda dengan uji nilai selisih mutlak untuk hipotesis partisipasi masyarakat, akuntabilitas dan transparansi kebijakan publik terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah yang dimoderasi oleh sistem pengendalian. Temuan Utama: Hasil penelitian dengan analisis regresi linear berganda menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat berpengaruh positif dan signifikan, dan akuntabilitas berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan transparansi kebijakan publik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Analisis variabel moderating dengan pendekatan nilai selisih mutlak menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern tidak memoderasi partisipasi masyarakat terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, dan sistem pengendalian intern mampu memoderasi akuntabilitas terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, dan sistem pengendalian intern mampu memoderasi transparansi kebijakan publik terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Keterbaruan/Keaslian dari Penelitian: Keterbaruan dari penelitian ini adalah bahwa partisipasi masyarakat, akuntabilitas, dan transparansi kebijakan publik secara positif dan signifikan mempengaruhi kualitas laporan keuangan pemerintah daerah di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pinrang. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa sistem pengendalian intern memiliki peran moderating yang berbeda terhadap variabel-variabel tersebut.
Copyrights © 2022