Artikel ini mau melihat pendekatan relasional agama dan spiritualitas dalam meningkatkan keutuhan hidup perkawinan umat katolik di Paroki Santo Stefanus Malinau, dengan melihat begitu banyak masalah dan problem yang terjadi pada hidup perkawinan Katolik di sana yang ternyata memiliki masalah dalam komunikasi rumah tangga mereka. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggambarkan realitas empiris dibalik fenomena yang ada secara mendalam, rinci dan tuntas. Hasil yang diperoleh dari wawancara dengan lima keluarga di Paroki Santo Stefanus Malinau lewat wawancara bahwa pendekatan relasional agama dan spiritualitas cukup membantu umat dalam menjaga keutuhan hidup perkawinan mereka, dimana dengan pendekatan relasional agama dan spiritualitas membuat umat dapat membuat hidup mereka lebih baik. Melalui hidup beragama mereka dapat mengajar, mendidik anak-anak mereka supaya mereka memiliki iman yang baik, yang takut akan Tuhan, selain itu dapat membantu para bapak keluarga bagaimana harus bersikap dalam keluarga mereka, bagaimana mencintai isteri dan bagaimana membuat suasana perkawinan tetap terus harmonis.
Copyrights © 2021