Rajungan adalah salah satu komoditas jenis krustasea yang memiliki banyak potensi dalam sektor ekspor, terutama ke negara Amerika serikat yaitu mencapai 60% dari total hasil tangkap rajungan itu sendiri. Kabupaten Lamongan lebih tepatnya di pesisir Lamongan Paciran, salah satu tempat penghasil rajungan di Provinsi Jawa Timur. Pengukuran dari harga produk rajungan dapat dilakukan dengan pendekatan faktor volume tangkapan rajungan, suhu harian, dan kecepatan angin maksimum pada interval waktu Januari – November 2021. Oleh karena itu diperlukan metode yang dapat mengetahui penyebab harga rajungan tinggi atau rendah dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Metode Error Correction Model (ECM) adalah salah satu metode yang digunakan untuk analisis pengaruh jangka pendek maupun jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ketiga variabel tersebut terhadap harga rajungan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Berdasarkan pada hasil analisis, didapat bahwa pada variabel volume tangkapan rajungan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel harga rajungan dalam jangka pendek, sedangkan variabel suhu harian dan kecepatan angin maksimum memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel harga rajungan dalam jangka panjang.
Copyrights © 2022