Agroteksos
Vol 33 No 1 (2023): Jurnal Agroteksos April 2023

ANALISIS KELAYAKAN DAN NILAI TAMBAH AGROINDUSTRI TAHU DI KOTA MATARAM

Wuryantoro Wuryantoro (Universitas Mataram)
Candra Ayu (Universitas Mataram)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2023

Abstract

Kedelai tergolong tanaman pangan yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia. Kedelai dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan salah satu yang banyak diminati oleh masyarakat adalah tahu. Dalam proses transformasi suatu bahan baku menjadi produk olahan, sangat ditentukan dengan kinerja agroindustri, apabila kinerja agroindustri baik maka agroindustri akan memperolah nilai tambah dan pendapatan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalis kelayakan ekonomi dan menganalisis nilai tambah agroindustri tahu di Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan analitis. Penilitian ini dilaksnakan di Kota Mataram tepatnya di Kelurahan Kekalik Jaya dan Abian Tubuh dengan mewawancari 20 pengusaha tahu sebagai responden. Hasil Penelitian menunjukkan usaha tahu di Kota Mataram layak diusahakan karena menghasilkan pendapatan sebesar Rp 517.457, menghasilkan R/C-ratio lebih besar dari serta menghasilkan produktivitas modal atau B/C-ratio yang cukup tinggi yaitu 39%. Selain itu kegiatan agroindustri juga mampu menghasilkan nilai tambah sebesar 37,69 %, Sedangkan keuntungan bersih yang diperoleh pengusaha dari usaha tahu adalah sebesar Rp 4 757,- untuk setiap 1 kilogram bahan baku yang digunakan

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

Agroteksos

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance Social Sciences

Description

Agroteksos merupakan jurnal pertama yang diterbitkan oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. Agroteksos terdaftar di LIPI dengan p-ISSN (p-ISSN No. 0852-8268) pada 25 Mei 2007, dan e-ISSN (e-ISSN No. 2685-4368) pada 19 Juli 2019, Agroteksos menerbitkan minimal 6 artikel dalam satu edisi yang ...